Skip to content
Mewarnai Rambut

7 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Saat Ingin Mewarnai Rambut

Berganti-ganti warna rambut mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi sejumlah orang. Namun bagi beberapa orang, khususnya yang belum pernah mewarnai rambut, mungkin bertanya-tanya tentang seberapa aman mewarnai rambut. Pasalnya, memiliki rambut warna-warni bukan tanpa risiko. Terkadang di sejumlah kasus, mewarnai rambut justru bisa menjadi awal kerusakan rambut.

Dewasa ini, ada banyak cara untuk mencari tahu seputar keamanan dalam mengecat rambut. Kamu bisa mengandalkan internet untuk mencari tahu tentang serba-serbi mewarnai rambut. Dengan media internet, kamu bisa mendapatkan informasi mengenai warna rambut yang sedang tren, teknik-teknik pewarnaan rambut, dan tips untuk merawat rambut berwarna.

Terlepas dari serba-serbi seputar mewarnai rambut, tak sedikit orang yang mungkin merasa khawatir ketika harus mengecat rambutnya. Ada sejumlah pertanyaan yang membuat orang risau saat hendak mewarnai rambutnya.

Nah, berikut ini adalah sejumlah pertanyaan yang sering ditanyakan saat ingin mewarnai rambut. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini bisa membantu kamu memutuskan untuk mewarnai rambut atau tidak.

 

1.  Mewarnai Rambut Sendiri atau Menggunakan Jasa Profesional?

7 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Saat Ingin Mewarnai Rambut

Tak sulit untuk mencari tahu cara mewarnai rambut sendiri. Hanya dengan bermodalkan informasi yang diperoleh dari internet dan petunjuk penggunaan cat rambut yang tertera di kemasannya, kamu sudah bisa mewarnai rambutmu sendiri. Pada umumnya, produk cat rambut yang bisa diaplikasikan sendiri tanpa bantuan orang lain ini bisa ditemukan dengan mudah di supermarket atau marketplace.

Ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan ketika mewarnai rambut sendiri, seperti lebih menghemat biaya karena dana yang dikeluarkan tidak terlalu besar atau kamu bisa mengecat rambut kapanpun kamu mau.

Akan tetapi, bagi pemula yang belum pernah mengecat rambut sebelumnya mungkin kegiatan mewarnai rambut sendiri bisa menjadi rumit. Misalnya, proses pewarnaan tidak merata ke seluruh bagian rambut karena kamu kesulitan menjangkau seluruh bagian rambut.

Jadi, bagi pemula yang belum pernah mewarnai rambut sebaiknya percayakan proses pewarnaan pada jasa profesional. Budget yang harus disiapkan mungkin lebih besar dibanding biaya mengecat rambut sendiri. Namun hasil pewarnaan yang dikerjakan oleh jasa profesional pasti lebih terjamin baik.

 

2.  Apakah Mewarnai Rambut Bisa Merusak Rambut?

Salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan ketika hendak mewarnai rambut adalah pertanyaan yang satu ini. Ya, tak sedikit orang yang merasa khawatir rambutnya akan rusak pasca proses pewarnaan.

Jawabannya adalah kerusakan rambut setelah proses pewarnaan bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti produk pewarna rambut dengan bahan kimia yang terlalu keras atau malas merawat rambut setelah diwarnai. Boleh dibilang bahwa mewarnai rambut tidak selalu merusak rambut.

Cobalah merawat rambutmu pasca diwarnai secara lebih baik untuk menghindari kerusakan. Perawatan rambut dengan produk yang tepat bisa mengurangi risiko kerusakan rambut.

Di samping itu, sebelum mewarnai rambut sebaiknya lakukan survey terlebih dahulu pada produk cat rambut yang akan dipakai. Survey bisa dilakukan dengan mencermati komposisi bahan yang terkandung dalam produk tersebut atau membaca review dari konsumen produk cat rambut yang hendak dibeli.

 

3.  Apa Perbedaan Antara Semi Permanen, Setengah Permanen, dan Permanen?

7 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Saat Ingin Mewarnai Rambut

Berbicara seputar jenis pewarnaan rambut, ternyata ada 3 jenis pewarnaan yang wajib kamu ketahui, di antaranya adalah semi permanen, setengah permanen, dan permanen. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing jenis pewarnaan rambut tersebut:

●     Semi Permanen

Cat rambut semi permanen umumnya tidak mengandung peroksida sehingga warna catnya tidak meresap ke dalam batang rambut. Cat rambut semi permanen hanya bertahan selama 6-12 jam. Jika kamu mencuci rambut dengan shampo, maka cat rambut semi permanen ini akan luntur dan rambutmu akan kembali pada warna aslinya.

Bagi kamu yang suka dengan rambut warna-warni dan mudah bosan dengan satu warna rambut, pewarnaan semi permanen ini bisa menjadi alternatif terbaik untuk gaya rambutmu.

●     Setengah Permanen

Kalau cat rambut semi permanen sama sekali tidak mengandung peroksida, cat rambut setengah permanen justru mengandung peroksida dengan kadar yang rendah. Komposisi peroksida dalam cat rambut setengah permanen inilah yang membuat rambut terlihat lebih cerah dalam jangka waktu yang cukup lama. Warna rambut setengah permanen akan hilang atau memudar setelah 12-26 kali keramas.

●     Permanen

Sesuai dengan namanya, cat rambut permanen bisa bertahan lebih lama pada rambut. Warna rambut hanya akan berubah jika ada pertumbuhan rambut baru di akarnya saja. Sejauh itu, warna cat rambut permanen akan tetap terlihat kuat meskipun sudah melewati waktu berbulan-bulan dari proses pewarnaan.

Hampir semua pewarnaan rambut yang dilakukan di salon-salon kecantikan sudah menggunakan cat rambut permanen karena warnanya mampu bertahan lama tanpa melakukan touch-up. Hanya saja, cat rambut permanen ini memiliki risiko menyebabkan kerusakan rambut yang lebih besar dibanding cat rambut semi permanen atau setengah permanen.

Dari ketiga jenis pewarnaan rambut ini, sebagian besar orang memilih pewarnaan rambut dengan produk cat permanen. Bahkan, terkadang untuk mewujudkan warna rambut permanen kamu harus melakukan bleaching pada rambut. Tentu saja bleaching ini menambah potensi kerusakan rambut.

Agar warna rambutmu tetap terlihat stunning dan berkilau, rawatlah rambutmu dengan produk yang tepat. Selama rambutmu masih melalui proses bleaching, jangan lupa untuk menggunakan TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair untuk melindungi rambutmu dari kerusakan pasca bleaching.

tsm color radiance KOL

Source: https://www.instagram.com/p/CHzzBOlh1mq/

 

4.  Berapa Lama Saya Harus Menunggu untuk Mencuci Rambut Setelah Mewarnai?

Jika smoothing atau rebonding mengharuskanmu untuk tidak mencuci rambut selama 2-3 hari, lain halnya dengan waktu keramas setelah mewarnai rambut. Hanya dalam waktu 24 jam setelah pewarnaan kamu sudah boleh mencuci rambutmu dengan shampo. Aturan ini berlaku untuk semua jenis pewarnaan, baik itu ketika kamu melakukan cara mewarnai rambut tanpa bleaching atau dengan bleaching.

Namun agar warna rambutmu lebih tahan  lama sebaiknya gunakan shampo khusus untuk rambut yang diwarnai, seperti TRESemmé Color Radiance & Repair for Colored Hair. Selain itu, hindari dulu beberapa kegiatan yang bisa memudarkan warna rambut, seperti berenang di kolam yang airnya mengandung klorin atau berjemur di bawah sinar matahari.

tsm color radiance

5.  Seberapa Sering Saya Harus Mencuci Rambut Berwarna?

Konon, terlalu sering mencuci rambut berwarna bisa memudarkan warna rambut. Namun ini hanyalah mitos belaka karena masih banyak faktor-faktor lain yang bisa memudarkan warna cat rambutmu.

Ketika kamu memutuskan untuk mewarnai rambut, kamu memang harus memperhatikan perawatan rambutmu secara lebih intensif. Misalnya, kalau dulu kamu enggan memakai conditioner, kini kamu harus menggunakan conditioner setiap habis keramas.

Untuk urusan mencuci rambut, kamu bisa melakukannya seperti biasa. Misalnya, kalau kamu terbiasa mencuci rambutmu setiap 2 atau 3 hari sekali maka lakukanlah kebiasaan yang sama pada saat rambutmu sudah diwarnai.

Tips agar warna rambutmu tidak pudar meskipun sering keramas adalah menggunakan shampo dan conditioner yang memang diformulasikan untuk rambut diwarnai. TRESemmé Color Radiance & Repair for Colored Hair menyediakan shampo dan conditioner untuk merawat rambut yang diwarnai. Color radiance booster dan plant placenta extract di dalam produk ini akan melindungi rambut dari kerusakan pasca pewarnaan dan menjaga warna rambut tetap indah dan berkilau lebih lama.

 

6.  Berapa Lama Saya Harus Menunggu Sebelum Kembali Mewarnai Rambut dengan Warna yang Berbeda?

Bosan dengan warna rambut lama adalah hal yang biasa. Terkadang kita memiliki keinginan untuk bisa berganti-ganti warna rambut sesuai selera. Sayangnya, terlalu sering mengecat rambut justru bisa menjadi penyebab rambut rusak.

Setelah melakukan pewarnaan rambut, kamu wajib menunggu 4-8 minggu untuk bisa kembali melakukan pewarnaan lagi. Hal ini dilakukan untuk memberikan waktu ‘istirahat’ kepada rambutmu. Pasalnya, semua produk cat rambut pasti mengandung bahan kimia. Paparan bahan kimia dari cat rambut ini berpotensi merusak rambut.

Bagi kamu yang sering berganti-ganti warna rambut setiap 1-2 bulan sekali, perhatikan perawatan untuk rambutmu, ya! Gunakan shampo dan conditioner khusus rambut diwarnai. Sesekali kamu juga perlu memberikan hair treatment seperti hair mask atau creambath agar rambut yang diwarnai tetap sehat dan terhindar dari berbagai jenis kerusakan.

 

7.  Apakah Saya Harus Menggunakan Produk Mencuci Rambut Khusus Rambut Berwarna?

Ya, pemilik rambut yang diwarnai memang dianjurkan untuk memakai produk perawatan khusus rambut berwarna, mulai dari shampo sampai conditioner-nya. Kandungan nutrisi pada shampo atau conditioner biasa kurang mumpuni untuk merawat rambut berwarna.

Rambut yang diwarnai tentu sudah terpapar oleh bahan kimia dari produk cat rambut, dengan kata lain risiko kerusakan rambut yang diwarnai lebih besar jika dibandingkan rambut yang tidak diwarnai. Jadi, untuk mencegah kerusakan rambut sebaiknya gunakan produk shampo dan conditioner yang memang diformulasikan untuk merawat rambut berwarna.

Perhatikan juga cara mewarnai rambut yang kamu lakukan. Jika kamu menggunakan cara mewarnai rambut dengan bleaching, gunakan TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair Shampoo dan Conditioner untuk merawat rambutmu. Produk shampo ungu dari TRESemmé ini akan melindungi warna rambutmu agar tampak berkilau dan tahan lama. Selain itu, perawatan dengan TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair Shampoo dan Conditioner dapat meminimalisir kerusakan rambut.

Kalau kamu mewarnai rambutmu tanpa bleaching, produk yang kami anjurkan adalah TRESemmé Color Radiance & Repair for Colored Hair Shampoo dan Conditioner. Kedua produk ini memberikan manfaat mempertahankan kilau indah rambut berwarnamu serta mengurangi risiko kerusakan rambut akibat pewarnaan.

Nah, itulah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan oleh orang-orang yang ingin mewarnai rambut, khususnya untuk orang-orang yang belum memiliki pengalaman mewarnai rambut sebelumnya. Jawaban dari pertanyaan di atas bisa menjadi panduan bagi kamu yang masih menimbang-nimbang untuk mewarnai rambut atau tidak.

Intinya, jangan takut untuk mewarnai rambut, ya! Kamu bebas memiliki warna rambut apa saja dan menggunakan teknik pewarnaan rambut apapun. Asalkan kamu merawat rambutmu dengan baik dan menggunakan produk perawatan rambut yang tepat, maka rambutmu nggak bakaln rusak kok!

Produk perawatan rambut terbaik akan membantu mengurangi risiko kerusakan pada rambut yang diwarnai. So, biarpun harga produk perawatan rambut berwarna tergolong lebih mahal dibanding produk perawatan rambut normal (yang tidak diwarnai), hal tersebut bukan masalah mengingat kamu juga akan mendapatkan manfaat rambut sehat dengan warna yang tetap terlihat cerah lebih lama.