Mengenal Bahaya Smoothing Rambut | Tresemme Skip to content
Mengenal Bahaya Smoothing Rambut Bagi Kesehatan Tubuh & Rambut

Mengenal Bahaya Smoothing Rambut Bagi Kesehatan Tubuh & Rambut

Banyak wanita yang masih menginginkan rambut lurus dan memilih cara yang instan agar lebih praktis. Salah satu yang paling disukai adalah smoothing rambut. Prosesnya hanya butuh waktu beberapa jam saja untuk menjadikan rambutmu lurus dan mudah diatur. Namun, tahukah kamu bahwa ada efek samping smoothing yang bisa membahayakan kesehatan dan rambut? Sebelum kamu memutuskan melakukan smoothing rambut, yuk simak dulu ulasan lengkapnya berikut ini!

 

Mengenal Mekanisme Smoothing Rambut

 

 

1.  Bahan dan Teknik yang Digunakan dalam Smoothing

Proses smoothing tidak mengubah struktur alami rambut dan membuatnya jadi lurus seperti proses rebonding. Proses smoothing yang dilakukan dengan prosedur tepat melibatkan zat keratin yang membentuk rambut jadi halus dan lurus. Pengaplikasian keratin dilakukan sebelum menggunakan flat iron. Itulah sebabnya smoothing yang prosedurnya benar tidak akan membuat rambut kering, rontok, atau mengalami masalah lainnya.

 

2.  Waktu Pengerjaan

Pada umumnya, proses pengerjaan smoothing memang memakan waktu lama. Semakin panjang rambutmu, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan. Pada umumnya, proses tersebut membutuhkan waktu minimal tiga jam bahkan lebih lama lagi.

 

3.  Jenis Rambut yang Cocok Dirapikan dengan Smoothing

Smoothing lebih cocok dilakukan pada rambut yang teksturnya sudah lurus atau sedikit bergelombang tetapi masih sulit diatur. Ujung-ujung rambut yang sulit diatur biasanya mencuat keluar dan membuat penampilan jadi kurang rapi. Oleh sebab itu, smoothing diperlukan untuk membuat rambut lebih rapi secara instan. Maka nanti kamu tidak perlu menyisihkan banyak waktu untuk mencatok rambut sebelum beraktivitas.

 

4.  Hasil Akhir yang Didapatkan

Hasil akhir smoothing akan membuat rambutmu lurus dengan bentuk yang tampak alami. Hal ini tentu sangat berbeda bila dibandingkan dengan rambut hasil rebonding yang biasanya kelihatan lebih kaku. Usai melakukan smoothing rambut, kamu tak perlu repot melakukan styling rambut dalam waktu lama.

 

5.  Daya Tahan Bentuk Rambut

Rambut lurus hasil smoothing bisa bertahan selama tiga hingga enam bulan. Daya tahan tersebut tergantung dari jenis rambut aslimu. BIasanya hasil smoothing pada rambut asli yang lebih lurus akan bertahan lebih lama daripada smoothing pada rambut bergelombang atau keriting. Di samping itu, proses perawatan rambut juga mempengaruhi daya tahan hasil smoothing. Kalau kamu telaten merawat rambut agar tetap sehat, hasil smoothing pun akan bertahan lebih lama.

 

6.  Biaya Smoothing

Biaya smoothing memang cukup mahal, bahkan hampir dua kali lipat biaya rebonding. Kendati demikian, harga tersebut sebanding dengan hasil yang akan kamu dapatkan. Prosedur smoothing yang benar akan membuat rambutmu tetap sehat dan berkilau. Namun, kamu juga harus merawat rambut secara telaten pasca melakukan smoothing.

 

Smoothing Ternyata Bisa Berbahaya Bagi Tubuh dan Rambut

 

1.  Mengubah Struktur Asli Rambut

Sebenarnya, smoothing memang tidak bertujuan mengubah struktur asli pada bagian dalam kutikula rambut. Sayangnya, proses smoothing yang keliru tetap dapat mengubah struktur asli rambutmu. Akibatnya, rambut jadi kering, rapuh, dan kusam beberapa bulan pasca smoothing. Hal ini akan semakin parah jika kamu tidak mengimbanginya dengan perawatan intensif.

2.  Kulit Kepala Menyerap Cairan Kimia

Bahan yang digunakan untuk smoothing harus dioleskan pada batang rambut hingga mendekati bagian akar. Hal inilah yang membuat kulit kepalamu rentan menyerap cairan kimia untuk smoothing. Pada awalnya, mungkin kamu merasa baik-baik saja setelah smoothing hingga beberapa gejala ini muncul dan mengganggu kesehatanmu:

● Iritasi kulit kepala yang menimbulkan ruam, pusing, dan gangguan lainnya.

● Bila iritasi semakin parah, kulit kepala akan terasa gatal bahkan mengelupas.

● Rambut jadi kering, bercabang, dan rapuh.

● Rambutmu juga jadi mudah beruban.

 

3.  Memicu Reaksi Alergi pada Kulit Sensitif

Meskipun kulit kepalamu tidak langsung terkena paparan bahan kimia dalam proses smoothing, tetap saja bahan kimia tersebut bisa memicu reaksi alergi. Risiko ini bisa terjadi jika kamu memiliki riwayat kulit sensitif. Inilah yang membuat wanita berkulit sensitif tidak disarankan melakukan smoothing.

 

4. Smoothing Juga Dapat Mengganggu Kesuburan

Beberapa penelitian kesehatan menyatakan bahwa kandungan formaldehyde yang ditemukan dalam bahan smoothing rambut berisiko mengganggu kesuburan. Oleh sebab itu, kamu harus lebih berhati-hati bila akan melakukan smoothing. Sebaiknya  kamu tidak smoothing rambut jika sedang hamil atau merencanakan kehamilan. Walaupun kebenarannya belum dapat dipastikan, kamu harus tetap mewaspadai dampak buruk formaldehyde bagi kesuburan.

5.  Meningkatkan Risiko Penyakit Kanker

Sebaiknya smoothing tidak dilakukan terlalu sering, maksimal dua hingga tiga kali setahun. Karena paparan formaldehyde dan bahan-bahan kimia lainnya juga rentan meningkatkan risiko kanker. Paparan bahan kimia berbahaya meningkatkan risiko kanker bukan hanya pada orang yang di-smoothing, melainkan juga pada hair stylist atau kapster yang melakukan proses smoothing.

 

Tips Meminimalkan Bahaya Smoothing Rambut

Kamu tak perlu khawatir melakukan smoothing rambut hanya karena beberapa risiko kesehatan yang mungkin terjadi. Bila kamu melakukan tips-tips ini, niscaya kamu akan terhindar dari bahaya smoothing rambut:

 

1.  Tidak Melakukan Smoothing di Salon Sembarangan

Ada harga, tentu ada kualitas. Jangan sampai kamu tergiur melakukan smoothing di sembarang salon hanya karena harganya murah. Sebaiknya kamu menyiapkan bujet untuk melakukan smoothing di salon yang terpercaya. Sebab salon-salon besar terpercaya akan melakukan smoothing dengan proses tepat supaya tidak merusak rambut.

 

2.  Memilih Smoothing Keratin

Teknologi smoothing rambut kini terus dikembangkan untuk meminimalkan dampak buruknya. Kini, kamu bisa memilih smoothing keratin demi mempertahankan kesehatan rambutmu. Zat keratin yang digunakan dalam proses smoothing akan membuat rambut tetap sehat dan berkilau alami. Lapisan bahan keratin akan melindungi batang rambut dari paparan kimia dan dampak buruk sinar matahari. Sehingga hasil smoothing jadi lebih maksimal dan tampak natural.

 

3.  Mencermati Jenis Bahan Smoothing yang Digunakan

Sebelum melakukan smoothing, kamu tak perlu ragu menanyakan tentang bahan smoothing yang digunakan. Luangkan waktu untuk mencari tahu karakteristik bahan tersebut dan tingkat keamanannya. Kamu wajib memastikan bahwa proses smoothing rambutmu menggunakan bahan-bahan yang aman dan minim efek samping.

 

4.  Membatasi Intensitas Smoothing

Intensitas smoothing yang terlalu sering memang rentan menyebabkan kerusakan rambut dan sejumlah dampak buruk lainnya bagi kesehatan. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu membatasi intensitas smoothing mulai sekarang, maksimal setiap enam bulan sekali. Berikan jeda waktu yang cukup supaya rambut bisa beradaptasi dengan bahan-bahan yang digunakan dalam proses smoothing.

 

5.  Melakukan Proses Perawatan Rambut yang Benar

Setelah berhasil meluruskan rambut dengan teknik smoothing, kamu harus lebih telaten merawat rambut setiap hari. Perawatan rambut bertujuan untuk meminimalkan bahaya smoothing sekaligus membuat rambut lurusmu tetap sehat dan tahan lama. Jangan sampai kelembapan alami dan tekstur rambutmu berubah hanya karena kurang perawatan pasca smoothing.

 

Cara Efektif Merawat Rambut Pasca Smoothing

 

Setelah melakukan smoothing, kamu harus merawat rambut secara intensif supaya rambutmu tetap sehat dan bentuknya tahan lama. Kamu bisa melakukan beberapa cara efektif ini untuk menjaga kesehatan rambut:

 

1.  Jangan Langsung Keramas

Sebaiknya kamu tidak langsung keramas usai smoothing rambut. Tunggulah selama minimal tiga hari supaya manfaat bahan smoothing benar-benar meresap dan bentuk rambut pun lebih tahan lama. Dalam kurun waktu tiga hari, rambutmu akan beradaptasi dengan bahan smoothing rambut. Inilah yang membuatmu harus melakukan smoothing dengan proses yang tepat agar rambutmu tidak terpapar bahan berbahaya selama berhari-hari.

 

2.  Mencuci Rambut dengan Air Dingin

Air hangat atau air panas bisa mengganggu khasiat bahan pelurus yang digunakan dalam proses smoothing. Jadi, sebaiknya kamu mencuci rambut dengan air dingin saja demi mempertahankan bentuk rambut. Air dingin juga punya kelebihan lain karena akan membuatmu lebih rileks setelah mencuci rambut.

 

3.  Menggunakan Produk Sampo dan Conditioner Berkualitas

Kamu juga wajib menggunakan produk sampo dan conditioner berkualitas yang efektif merawat rambut pasca smoothing. Sampo dan conditioner TRESemmé Total Salon Repair dapat membantumu merawat rambut pasca smoothing dan meminimalkan risiko kerusakan. Sebab, rangkaian produk TRESemmé ini diformulasikan khusus dengan teknologi salon terkini, Macadamia Oil dan Ionic Complex memberikan nutrisi pada setiap helai rambutmu. 

Hasilnya, rambut akan selalu sehat, berkilau, dan tahan terhadap paparan bahan kimia berbahaya.  Bahkan, sampo dan conditioner TRESemmé Total Salon Repair juga dapat melindungi rambutmu dari kerusakan akibat intensitas styling yang berlebihan.

 

4.  Selalu Memakai Serum atau Vitamin Rambut

Jangan mengabaikan manfaat vitamin atau serum rambut pasca melakukan smoothing. Faktanya, vitamin atau serum rambut sangat dibutuhkan untuk menjaga kelembapan alami dan memberikan asupan nutrisi bagi rambut. Setelah mencuci rambut, angin-anginkan rambut hingga setengah kering lalu gunakan serum atau vitamin rambut secara merata. Bagian ujung rambut juga tak boleh luput dari perhatianmu karena ujung rambut rentan bercabang setelah proses smoothing dilakukan.

 

5.  Menghindari Proses Pewarnaan Rambut

Sebaiknya kamu tidak melakukan proses pewarnaan rambut pasca smoothing. Karena proses pewarnaan akan membuat rambutmu kembali terpapar bahan kimia. Akumulasi bahan kimia dalam jumlah berlebihan tentu meningkatkan risiko kerusakan rambut. Risiko rambut kering, rapuh, kusam, dan rontok parah pun sulit dihindari. Kalau rambutmu telanjur mengalami kerusakan parah, kamu butuh waktu lebih lama untuk merawatnya secara intensif hingga rambutmu kembali sehat. Alangkah lebih baik bila proses pewarnaan dilakukan minimal setahun setelah smoothing.

 

6.  Membiarkan Rambut dalam Kondisi Terurai

Hasil smoothing rambut akan bertahan lama dan tampak alami jika kamu sering membiarkan rambutmu terurai. Jadi, usahakan untuk tidak menggunakan ikat rambut, jepitan, atau bando selama beraktivitas. Jangan sampai kamu menggunakan aksesori rambut terlalu lama sampai meninggalkan bekas patahan pada rambut. Karena bekas aksesori rambut akan mengganggu bentuk rambut yang sudah lurus.

 

7.  Melindungi Rambut dari Paparan Sinar Matahari

Kamu bisa melindungi rambut dari paparan sinar matahari dengan cara menggunakan vitamin atau serum yang mengandung Sun Protecting Factor (SPF). Semakin lama kamu beraktivitas di luar ruangan, maka semakin tinggi pula kadar SPF yang rambutmu butuhkan. Jika terpaksa berada di luar ruangan dalam waktu lama, kamu juga bisa menggunakan jaket ber-hoodie, topi, atau payung untuk melindungi rambut. Hasil smoothing akan lebih tahan lama kalau rambutmu tidak terkena paparan sinar matahari secara berlebihan.

Setelah mengetahui bahaya dan cara merawat rambut pasca smoothing, kamu pasti lebih cermat melakukan prosesnya demi menjaga kesehatan rambut. Jangan sampai rambutmu jadi rusak, kering, dan kusam hingga bikin kamu tidak percaya diri, ya.