#SalonFromHome: Do's and Dont's Saat Mencatok Rambut Skip to content
SalonFromHome: Do's and Dont's Saat Mencatok Rambut

#SalonFromHome: Do's and Dont's Saat Mencatok Rambut

 

Pandemi Covid-19 memang membuat segala aktivitas jadi terbatas, termasuk aktivitas merawat dan menata rambut di salon. Sebaiknya Kamu tidak pergi ke salon kecuali selama menjalani physical distancing. Namun, Kamu tak perlu khawatir dengan gaya rambutmu. Karena Kamu bisa menatanya sendiri di rumah asalkan sudah mengetahui cara mencatok rambut yang benar.

Cara mencatok rambut tentu tak boleh dilakukan sembarangan agar kesehatan rambutmu tetap terjaga. Yuk, mempelajari cara mencatok rambut yang benar sehingga rambutmu senantiasa indah dan sehat:

 

Mengenal Jenis-Jenis Catokan

#SalonFromHome: Do's and Dont's Saat Mencatok Rambut

Sebelum mempelajari cara mencatok rambut yang benar, alangkah lebih baik jika Kamu mengenal jenis-jenis catokan terlebih dahulu supaya bisa menentukan pilihan berdasarkan kebutuhan:

Berdasarkan bentuknya, jenis catokan dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

●     Catokan untuk meluruskan (flat iron): jenis catokan ini berfungsi meluruskan, terutama bagian ujung rambut. Kamu mesti menggunakan flat iron bila ingin meluruskan ujung rambut yang kurang rapi.

●     Catokan untuk mengeriting (curly iron) : jenis catokan ini berfungsi membuat rambut jadi bergelombang sehingga tampak lebih bervolume. Cara menggunakannya mudah, Kamu tinggal melilitkan rambut secara perlahan-lahan saat menggunakan catokan ini agar tekstur rambut berubah jadi bergelombang.

●     Catokan portable: Jenis catokan ini biasanya digunakan untuk merapikan poni. Bentuknya yang mungil membuatnya cocok dibawa traveling sehingga kamu dapat menata rambut secara praktis saat bepergian tanpa catokan berukuran besar.

Berdasarkan material platnya, jenis catokan juga dibedakan menjadi tiga, yaitu:

●     Catokan plat keramik: jenis catokan ini telah ditemukan sejak 2 dekade lalu dan masih populer hingga saat ini. Material keramik membuat aliran panas jadi lebih merata sekaligus efektif mengurangi risiko kerusakan rambut. Keramik dapat mengeluarkan ion negatif yang membuat rambut lebih lembut usai dicatok. Itulah sebabnya penggunaan catokan keramik cocok untuk semua jenis rambut, termasuk rambut tipis dan rambut rusak.

●     Catokan plat tourmaline: selain catokan keramik, catokan dengan plat berbahan tourmaline juga sangat diminati. Tourmaline terbuat dari mineral crystalline boron silicate yang dijadikan serbuk pelapis catokan sehingga mampu menghantarkan banyak ion negatif. Selain berfungsi melembutkan dan membuat rambut jadi berkilau, tourmaline juga efektif mengunci kelembapan rambut. Kelebihan tersebut membuat catokan tourmaline cocok digunakan untuk rambut normal, kering, dan berwarna.

●     Catokan plat titanium: banyak orang suka menggunakan catokan platinum karena mampu menghantarkan panas paling cepat dibandingkan jenis catokan lainnya. Namun, sebaiknya Kamu tidak menempelkan rambut terlalu lama pada catokan titanium karena temperatur panasnya yang sangat tinggi rentan merusak rambut. Catokan plat titanium cocok untuk mencatok rambut tebal, panjang, atau keriting karena hasilnya lebih maksimal. Jika Kamu ingin mencatok rambut tipis atau rambut rusak dengan jenis catokan ini, sebaiknya Kamu menggunakan temperatur yang rendah.

 

Do's and Don'ts saat Mencatok Rambut

Setelah mengenal jenis-jenis catokan, kini Kamu mesti menerapkan do’s and dont’s berikut ini agar Kamu senantiasa melakukan cara mencatok rambut yang benar:

#SalonFromHome: Do's and Dont's Saat Mencatok Rambut

1.  Do - Menggunakan Catokan Rambut yang Berkualitas

Mencatok rambut yang benar harus dimulai dengan pemilihan catokan rambut yang berkualitas. Kamu wajib mencermati material catokan supaya bisa memilih yang paling cocok untuk jenis rambutmu. Sebaiknya Kamu tidak membeli catokan yang harganya terlalu murah karena biasanya catokan tersebut terbuat dari bahan yang kurang berkualitas. Pilihlah catokan yang temperaturnya dapat diatur sesuai kebutuhan sehingga rambutmu tidak terpapar panas secara berlebihan. Temperatur catokan yang terlalu tinggi rentan membuat rambut jadi kering, kusam, dan mengalami kerontokan.

 

2.  Do - Merawat dan Membersihkan Rambut dengan Produk Berbahan Keratin

Kebiasaan mencatok rambut harus diimbangi dengan perawatan intensif. Salah satu cara praktis merawat rambut yang sering dicatok adalah menggunakan produk perawatan berbahan dasar keratin. Keratin adalah jenis skleroprotein yang merupakan material utama penyusun lapisan rambut, kulit, dan kuku manusia. Perawatan rambut dengan produk berbahan keratin bukan hanya membuatnya jadi lebih lurus, tetapi juga efektif menguatkan, mencegah kusut, dan membuat rambut jadi lebih lembut.

Sekarang, Kamu bisa memperoleh manfaat keratin bila merawat rambut dengan shampoo dan conditioner TRESemmé Keratin Smooth. Produk unggulan TRESemmé yang satu ini mengandung keratin dan argan oil yang memberikan lima manfaat dalam satu kali keramas: rambut tidak kering, tidak kusut, mudah diatur, berkilau, dan tampak lebih lurus.

Shampoo dan conditioner TRESemmé Keratin Smooth juga diperkaya dengan marula oil dan jojoba oil yang membantu memenuhi kebutuhan protein pada rambut sehingga rambutmu jadi lebih lembut dan berkilau. Manfaat rangkaian produk TRESemmé Keratin Smooth akan membuat rambutmu tetap sehat, lembut, dan berkilau meskipun sering dicatok.

#SalonFromHome: Do's and Dont's Saat Mencatok Rambut

source: https://www.instagram.com/tresemmeid/

 

3.  Do- Melakukan Deep Conditioning Setiap Minggu

Deep conditioning adalah proses menyerupai creambath yang dapat kamu lakukan sendiri di rumah. Perawatan ala #SalonFromHome ini sangat praktis. Setelah keramas, gunakan conditioner pada bagian tengah hingga ujung rambut lalu tutup rambutmu dengan handuk dan diamkan selama kurang lebih 30 menit. Manfaat deep conditioning akan memenuhi kebutuhan nutrisi rambutmu sehingga rambut selalu sehat dan lembut.

 

4.  Do - Menggunakan Produk Hair Protectant Sebelum Mencatok Rambut

Tekstur rambutmu rentan jadi kering jika sering dicatok. Oleh sebab itu, Kamu wajib melindungi rambut dengan produk heat protectant sebelum mencatok rambut. Jangan lupa menggunakan TRESemmé Keratin Smooth Heat Protect Spray yang mengandung keratin dan marula oil. Dua kandungan nutrisi tersebut memberikan lima manfaat: rambut lembut tidak kering, tidak kusut, mudah diatur, berkilau, dan tampak lurus. Selain itu, keratin dan marula oil juga efektif melindungi rambut dari dampak negatif alat-alat styling bertemperatur tinggi, termasuk catokan.

Baca Juga : 5 Cara Catok Rambut Sendiri untuk Dapatkan Hasil Maksimal

 

5.  Do - Mengoleskan Serum Rambut Sebelum dan Sesudah Mencatok

Serum adalah produk perawatan rambut berbahan silikon yang berfungsi melapisi kutikula dan batang rambut. Tak cuma baik untuk melindungi rambut dari sinar matahari dan paparan polusi, penggunaan serum juga penting untuk meminimalkan dampak buruk temperatur catokan yang panas. Kamu patut menggunakan serum sebelum dan sesudah mencatok rambut supaya rambutmu tampak lebih lembut, berkilau, dan selalu sehat.

 

6.  Do - Mencatok Mulai dari Akar Rambut

Cara mencatok rambut yang benar harus dimulai dari akar rambut agar hasilnya lebih rapi dan tahan lama. Jangan lupa membagi rambut menjadi beberapa bagian supaya proses mencatok jadi lebih muda dan hasilnya maksimal. Bagian akar rambut mesti dicatok dengan gerakan ditarik ke atas sehingga kelihatan lebih bervolume.

 

7.  Don’t - Mencatok Rambut yang Masih Basah

Kalau Kamu baru selesai keramas, Kamu mesti mengeringkan rambut sampai tuntas sebelum mulai mencatoknya. Mencatok rambut yang basah akan membuat folikel rambut menjadi rusak. Akibatnya, rambutmu akan rapuh, kusam, dan mudah patah karena temperatur catokan yang panas. Kamu bisa menggunakan hair dryer dengan pengaturan temperatur rendah untuk mempercepat proses pengeringan rambut sebelum dicatok.

 

8.  Don’t - Memulai Proses Pencatokan saat Rambut Masih Kusut

Rambut yang kusut akan menyulitkanmu saat mencatok. Proses mencatok rambut yang kusut akan memakan waktu lama dan hasilnya pun tidak maksimal. Oleh sebab itu, kamu harus menyisir rambutmu hingga rapi sebelum mencatoknya. Jangan sampai Kamu harus mengulangi proses mencatok beberapa kali karena rambut kusut yang tak kunjung rapi. Gunakan sisir bergigi rapat supaya proses mencatok jadi lebih mudah dan rambut pun tampak lurus alami.

 

9.  Don’t - Menggunakan Temperatur Lebih dari 1900 C

Berdasarkan sebuah penelitian tentang kesehatan rambut, temperatur catokan yang tepat berkisar antara 1800 C sampai 1900 C. Temperatur tersebut membuatmu hanya perlu melakukan satu hingga dua kali proses pencatokan untuk memperoleh hasil sempurna. Dengan demikian, rambutmu tidak perlu terkena temperatur panas berulang kali sehingga risiko kerusakan rambut akan semakin kecil. Jadi, jangan sampai Kamu mencatok rambut dengan temperatur berlebihan, ya. Pilihlah catokan yang temperaturnya dapat diatur sehingga Kamu tak kerepotan menentukan temperatur yang tepat.

 

10.   Don’t - Mencatok Rambut Setiap Hari

Rambutmu juga butuh waktu istirahat dari paparan temperatur panas catokan. Jadi, sebaiknya Kamu tidak mencatok rambut setiap hari. Intensitas mencatok rambut sebaiknya dilakukan tiga hingga tujuh hari sekali saja agar kelembapan alami rambut tetap terjaga. Kamu tentu tak ingin kan rambutmu jadi kering, kusam, dan mudah rontok akibat terlalu sering dicatok?

Untuk mencegah rambut rontok karena terlalu sering dicatok kamu bisa mengandalkan TRESemmé Hair Fall Control Shampoo & Conditioner dengan TRESPLEX Fall Control Technology memperbaiki dan memperkuat helai rambut yang rusak dari dalam. Produk ini akan mengurangi rambut rontok hingga 10x lebih baik*. Tak perlu takut rambut rontok parah, jika kamu menggunakan TRESemmé Hair Fall Control Shampoo & Conditioner secara rutin rambutmu akan selalu kuat dan #rambuttahanbanting.

tsm hair fall control

11.  Don’t- Menjepit Rambut Terlalu Kencang

Ternyata, tak sedikit kaum wanita yang menjepit rambut terlalu kencang dengan catokan. Kebiasaan ini bisa menyebabkan kerusakan kutikula yang membuat rambut gampang rontok. Cara mencatok rambut harus dilakukan perlahan-lahan supaya panas dari catokan menyebar secara merata dan tidak berlebihan pada seluruh permukaan rambut.

 

12.   Don't - Mencatok Bagian Rambut yang Sama Berulang Kali

Agar mendapatkan hasil catokan yang maksimal, Kamu mesti mencatok rambut secara menyambung dari bagian dekat akar hingga ujung rambut. Cara tersebut akan membuat hasil catokan tampak lurus sempurna dan tahan lama. Usahakan untuk tidak mengulangi proses mencatok pada bagian yang sama berkali-kali sebab hal tersebut malah membuat rambut rentan rusak dan kering.

 

13.   Don't - Melanjutkan Proses Mencatok ketika Rambut Berdesis dan Beruap

Suara desis dan uap yang muncul saat rambut dicatok menandakan bahwa rambut tersebut belum kering sempurna. Kamu wajib menghentikan proses mencatok jika kedua hal itu terjadi pada rambutmu. Tunggulah sesaat sampai rambutmu benar-benar kering dan siap dicatok. Mencatok rambut yang masih basah hanya akan menyebabkan kerusakan folikel rambut.

 

14.   Don't - Membiarkan Catokan dalam Keadaan Kotor

Bila dilihat sekilas, catokan yang biasa Kamu gunakan mungkin tampak bersih. Namun, sebenarnya catokan tersebut mengandung kotoran dan minyak yang berasal dari rambutmu, terutama jika Kamu menggunakan serum rambut dan hair protectant sebelum mencatok rambut. Selain mempelajari cara mencatok rambut yang benar, Kamu juga mesti telaten membersihkan catokan secara teratur.

Untuk membersihkan catokan, kamu hanya perlu menyiapkan tiga bahan, yaitu bola kapas, alkohol, dan kain bertekstur lembut. Pastikan catokan sudah dalam keadaan dingin sebelum dibersihkan. Lalu, celupkan bola kapas ke alkohol dan usapkan secara merata pada permukaan plat catokan. Terakhir, bersihkan sisa alkohol dengan kain bertekstur lembut hingga benar-benar kering. Catokan yang sudah bersih pun siap digunakan kembali.

 

Kalau Kamu sudah memahami cara mencatok rambut yang benar, niscaya proses pencatokan akan berlangsung lancar dan minim risiko bagi kesehatan rambutmu. Mari menyiapkan catokan dan produk perawatan rambut berkualitas untuk memaksimalkan keindahan rambutmu.

*Berdasarkan uji lab, dengan rangkaian TRESemmé Hair Fall Control vs shampoo tanpa kondisioner