Skip to content
Merawat Rambut Tipis

Do's and Don'ts dalam Merawat Rambut Tipis agar Sehat dan Indah

Memiliki rambut tipis tidak selalu buruk lho. Rambut tipis wanita memang kerap membuat rasa percaya diri jadi berkurang. Namun, sebenarnya cara merawat rambut tipis relatif lebih mudah daripada rambut tebal dan tidak membutuhkan banyak produk perawatan.

Apakah kamu termasuk orang yang berambut tipis?

Rambut tipis akibat stres, perubahan hormon, kekurangan nutrisi, dan alopecia areata (penyakit sistem kekebalan tubuh yang menyerang folikel rambut) memang harus lekas diatasi agar rambut kembali tebal. Di sisi lain, rambut tipis wanita juga bisa disebabkan faktor genetik sehingga kondisinya tidak dapat diubah. Kalau kamu memiliki rambut tipis karena pengaruh faktor genetik, maka kamu hanya perlu memperhatikan do’s and don’ts berikut ini ketika merawat rambut:

 

1.  Do - Menggunakan Shampoo yang Fokus Mencegah Kerontokan

Memilih shampoo untuk rambut tipis tak boleh dilakukan secara sembarangan. Karena cara merawat rambut tipis harus dimulai dari shampoo yang tepat. Kamu harus memilih shampoo yang dapat memenuhi nutrisi untuk kulit kepala serta yang mengurangi kerontokan. Jika kulit kepala mendapatkan nutrisi secara maksimal, maka rambutmu akan tampak lebih bervolume, sehat, dan tidak mudah rontok.

Kini, kamu tak perlu bingung memilih shampoo lagi setelah mengenal rangkaian produk TRESemmé Hair Fall Control. Varian shampoo dan conditioner TRESemmé  ini dilengkapi TRESPLEX Fall Control Technology yang berfungsi memperbaiki dan merawat helai rambut yang rusak dari dalam. Penggunaan shampoo dan conditioner TRESemmé Hair Fall Control secara teratur dapat mengurangi kerontokan rambut hingga 10x sehingga rambutmu jadi lebih sehat dan indah. Tidak perlu lagi perawatan ke salon!

tsm hair fall control

2.  Do – Menggunakan Masker Rambut Secara Teratur

Selain menggunakan shampoo yang tepat, kamu juga harus menggunakan masker rambut secara teratur untuk merawat rambut tipis. Penggunaan masker rambut dapat membantu memenuhi nutrisi rambut sehingga selalu sehat dan indah. Rambut tipis membutuhkan masker yang mengandung jojoba oil, serta vitamin A dan C yang penting untuk memperkuat helai rambut.

 

3.  Do - Model Rambut Berponi Membuat Rambut Terlihat Lebih Bervolume

Kondisi rambut tipis wanita yang sering mengurangi rasa percaya diri sebenarnya tak akan terjadi jika kamu bisa memilih model rambut yang tepat. Kamu tak perlu ragu memilih model rambut berponi karena dapat membuat rambut terlihat bervolume. Jenis-jenis poni yang cocok diaplikasikan pada rambut tipis antara lain blunt bangs, rounded bangs,choppy bangs, dan see through bangs ala Korea.

 

4.  Do - Gunakan Sisir Bulat Berbahan Kayu atau Keramik untuk Menambah Volume

Sisir bulat (round brush) adalah jenis sisir terbaik untuk merawat rambut tipis. Sebaiknya kamu memilih sisir bulat yang berbahan kayu atau keramik supaya bisa mendapatkan beberapa manfaat berikut ini:

●     Meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala sehingga membuat rambut semakin sehat.

●     Menguatkan akar rambut dan efektif meningkatkan kualitas kesehatan rambut secara keseluruhan.

●     Meminimalkan risiko kerusakan rambut, termasuk jika menyisir saat rambut basah.

●     Membantu mengurangi produksi minyak dan ketombe pada kulit kepala.

●     Mengurangi risiko kemunculan listrik statis sehingga rambut tampak lebih bervolume.

 

5.  Do - Menambahkan Sedikit Highlight di Rambut

Orang-orang berambut tipis sebaiknya tidak mewarnai rambut secara sembarangan. Sebab warna yang kurang tepat malah bisa membuat rambut terlihat semakin tipis. Kalau ingin membuat rambut terlihat tebal, sebaiknya kamu menambahkan sedikit highlight pada bagian luar rambut. Highlight terang pada warna dasar rambut yang gelap akan menciptakan efek tekstur menarik yang membuat rambut tampak lebih tebal dari kondisi aslinya.

 

6.  Do - Tidur Menggunakan Sarung Bantal Sutra

Tak banyak orang yang tahu bahwa tidur menggunakan sarung bantal sutra sangat bermanfaat untuk kesehatan rambut. Kebiasaan tidur dengan sarung bantal sutra adalah salah satu cara merawat rambut tipis yang paling efektif. Tekstur bantal sutra yang lembut dapat meminimalkan gaya gesek sehingga rambutmu tidak rentan kusut, bercabang, atau rontok.

 

7.  Do Memotong Rambut Secara Teratur

Rambut tipis yang sudah panjang akan terlihat semakin tipis karena helai rambutnya semakin berat. Itulah sebabnya rambut tipis wanita harus dipotong secara teratur agar bentuknya tampak lebih tebal dan rapi. Alangkah lebih baik jika kamu meluangkan waktu memotong rambut setiap enam hingga delapan minggu sekali agar rambutmu terlihat lebih indah. Kamu bisa berkonsultasi dengan penata rambut profesional sebelum menentukan model rambut terbaik untuk rambutmu yang tipis.

 

8.  Do Mengonsumsi Makanan yang Kaya Protein dan Zat Besi

Asupan protein dan zat besi ternyata sangat penting untuk mendukung kesehatan rambut. Agar rambutmu tidak bertambah tipis, pastikan kalau kamu mendapatkan asupan protein dan zat besi dengan jumlah mencukupi setiap hari. Asupan nutrisi tersebut bisa diperoleh dari bahan makanan protein hewani dan nabati (daging unggas, sapi, ikan, telur, dan kedelai), susu dan produk turunannya (keju, yogurt, dan lainnya), buah-buahan, serta aneka sayuran hijau. Jika tubuhmu mendapatkan asupan protein dan zat besi dalam jumlah seimbang, rambutmu akan senantiasa sehat dan indah serta terhindar dari masalah kerontokan.

 

9.  DoMerawat Rambut dengan Bahan-Bahan Alami

Jika kamu punya waktu senggang, sebaiknya kamu menggunakan waktu tersebut untuk merawat rambut tipis dengan bahan-bahan alami. Cara merawat rambut tipis dengan bahan alami ternyata mudah, kamu hanya perlu membuat masker rambut dari bahan-bahan yang tepat. Beberapa bahan alami yang dapat kamu andalkan antara lain telur, lidah buaya, alpukat, seledri, dan teh hijau. Gunakan bahan-bahan alami tersebut sebagai masker rambut setiap satu minggu sekali dan rasakan sendiri manfaatnya.

 

10.  Don’t – Sering Menggunakan Alat-Alat Styling Bertemperatur Panas

Penggunaan alat styling memang penting untuk menata rambut. Namun, sebaiknya kamu tidak menggunakan alat styling terlalu sering sebab temperatur panas dari alat-alat tersebut berisiko merusak rambut. Rambut tipis pun rentan menjadi semakin tipis dan mengalami sejumlah masalah kesehatan lainnya jika sering terkena alat styling bertemperatur panas.

Jika harus menggunakan alat styling pada momen tertentu, mulailah menata rambut dengan menggunakan TRESemmé Keratin Smooth Heat Protect Spray sebelum berlanjut ke tahap styling. TRESemmé Keratin Smooth Heat Protect Spray mengandung keratin dan marula oil yang memberikan lima manfaat: rambut lembut tidak kering, tidak kusut, mudah diatur, berkilau, dan tampak lurus. Dua kandungan tersebut juga bermanfaat melindungi rambut dari dampak negatif alat-alat styling bertemperatur tinggi. Setelah proses styling selesai, kamu juga wajib menggunakan TRESemmé Extra Hold Hair Spray supaya tatanan rambutmu tetap rapi sepanjang hari tanpa kesan kaku dan lengket.

TSM Heat Protect

11.  Don’t – Menggunakan Conditioner Hingga ke Kulit Kepala

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat merawat rambut adalah menggunakan conditioner hingga mengenai kulit kepala. Padahal, conditioner hanya boleh digunakan pada batang rambut. Bila conditioner mengenai kulit kepala, rambut yang tipis akan tampak semakin lepek dan kurang menarik. Lebih parahnya lagi, sisa conditioner di kulit kepala yang tidak dibilas hingga bersih rentan menimbulkan ketombe dan membuat rambut gampang rontok.

 

12.  Don't – Membiarkan Rambut Terkena Paparan Sinar Matahari Terlalu Lama

Merawat Rambut Tipis

Courtesy of Netflix

 

Sebenarnya, semua jenis rambut tidak dianjurkan terkena paparan sinar matahari terlalu lama. Karena sinar matahari dapat mempercepat proses penuaan rambut dan menimbulkan berbagai gejala seperti rambut kusam, mudah rontok, dan tidak berkilau. Dampak buruk tersebut bahkan lebih parah lagi bagi kamu yang berambut tipis. Rambut tipis yang terkena paparan sinar matahari terlalu lama akan terlihat lepek, kusam, dan tidak menarik. Bahkan, penipisan rambut bisa semakin parah jika rambut mengalami kerontokan dan tidak ditangani secara intensif. Ketika kamu beraktivitas di luar ruangan saat cuaca terik, sebaiknya lindungi rambut dengan topi, hoodie, atau payung agar tidak langsung terkena sinar matahari.

 

13.  Don’t Menggunakan Hair Oil Secara Berlebihan

Vitamin rambut berupa hair oil memang baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi rambut. Namun, penggunaan hair oil secara berlebihan bisa membuat rambut tipis semakin lepek dan kelihatan tidak bervolume. Jadi, alangkah lebih baik jika kamu memilih vitamin rambut yang teksturnya ringan dan mudah diserap. Gunakan vitamin rambut secukupnya saja untuk menghindari risiko rambut lepek.

 

14.  Don’t Mencuci Rambut Secara Berlebihan

Mencuci rambut secara berlebihan ternyata berdampak buruk bagi kesehatan rambut. Kebiasaan tersebut membuat rambut jadi lebih rapuh, semakin tipis, dan kehilangan kilau alami. Alangkah lebih baik bila kamu mencuci rambut setiap dua hingga tiga hari sekali. Minyak alami yang diproduksi kulit kepala dapat membantu melindungi rambut agar selalu sehat, indah, dan terhindar dari kerontokan.

 

15.  Don’t – Memilih Potongan Rambut Model Layer

Rambut tipis wanita harus dipotong dengan model yang tepat agar tampilannya tidak terlihat semakin tipis. Potongan rambut yang harus dihindari adalah model layer sebab malah membuat rambut jadi tampak semakin tipis. Model potongan layer lebih cocok untuk rambut tebal karena dapat menciptakan tekstur yang mempercantik rambut. Sebaliknya, rambut tipis lebih cocok dengan potongan rata karena membuat teksturnya terkesan lebih tebal dari aslinya.

 

16.  Don’tMengikat Rambut Terlalu Kencang

Mengikat rambut dengan kencang memang membuat rambut tertata rapi sepanjang hari. Sayangnya, kebiasaan ini sangat tidak baik karena rentan merusak batang serta folikel rambut. Kalau kamu melakukannya setiap hari, kemungkinan besar rambutmu yang tipis akan mengalami rontok parah. Mulai sekarang, sebaiknya kamu menghentikan kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang. Ikatlah rambut secukupnya agar tidak berantakan. Jangan lupa memilih bahan ikat rambut yang lembut agar tidak merusak batang rambut, misalnya katun dan spiral elastis.

 

17.  Don’tMenggunakan Handuk Bertekstur Kasar

Jangan mengabaikan pemilihan handuk untuk membersihkan rambut. Handuk yang bertekstur kasar rentan membuat rambut jadi rapuh dan rontok parah, apalagi jika kamu menggosokkannya terlalu kuat pada rambut yang basah. Jadi, alangkah lebih baik jika kamu mengganti handuk lamamu dengan handuk baru yang bertekstur lembut. Jangan lupa mencuci rambut secara rutin minimal dua minggu sekali agar handuk kotor tidak mempengaruhi kesehatan rambutmu.

 

Setelah mengetahui cara merawat rambut tipis yang benar, niscaya kamu tak akan mengalami masalah lagi dengan kesehatan rambutmu. Kondisi rambut tipis karena faktor genetik memang tak bisa diubah. Namun, kamu bisa merawatnya secara telaten supaya rambutmu senantiasa sehat dan indah sehingga kamu makin percaya diri.