Skip to content
Kebenaran Dibalik 6 Mitos Tentang Bleaching Rambut

Kebenaran Dibalik 6 Mitos Tentang Bleaching Rambut

Memasuki tahun 2022, banyak para beauty enthusiast yang ingin mencoba hair styling dengan bleaching highlight rambut. Meski sudah memilih model yang kamu suka, mungkin masih ada perasaan ragu untuk mewarnai rambut dengan tone yang terang. Hal ini karena adanya mitos yang beredar terkait bleaching yang bikin kamu maju-mundur untuk melakukannya.

Nah, setelah merangkum dari beberapa sumber, ternyata mitos tentang bleaching tersebut belum tentu benar loh. Simak apa saja fakta mengenai bleaching dan highlight rambut sebelum kamu memutuskan untuk datang ke salon!

1. Mitos - Mencuci Rambut Sehari Sebelum Bleaching Rambut

Banyak yang beranggapan bahwa melakukan keramas sehari sebelum bleaching membantu proses pewarnaan menjadi lebih baik. Kamu termasuk salah satunya? Well, sebenarnya justru yang benar kamu tak perlu keramas loh. Hal ini karena minyak alami rambut masih diperlukan untuk melindungi kulit kepala saat proses bleaching. Jika kamu keramas, maka minyak alami hilang dan menyebabkan proteksi kulit kepala kurang maksimal bahkan berisiko terjadi iritasi.

Namun, bukan berarti kamu membiarkan kotor berhari-hari. Jika kamu sering memakai produk rambut seperti serum, wax, atau krim pada rambut, kamu tetap perlu mencucinya hingga rambut bersih dan bebas residu produk rambut. Lalu lakukan bleaching beberapa hari setelahnya. Nantinya minyak alami akan terbentuk dan bisa melindungi kulit kepala saat treatment.

2. Mitos - Warna Rambut yang Di-bleaching Belum Tentu Tahan Lama

Kata siapa model warna rambut highlight kurang awet dan nggak tahan lama? Itu hanya mitos. Rambut yang telah di-bleach tidak akan kembali ke warna aslinya. Satu-satunya cara untuk mengembalikan warna rambut asli adalah dengan membiarkan rambut tumbuh dari akarnya.

Selain itu, bleaching menyebabkan rambut kehilangan pigmen asli dan berubah memiliki porositas tinggi sehingga mudah menyerap warna baru. Lalu biar warna barunya nggak gampang luntur, kamu bisa mengurangi paparan suhu panas (sinar UV, air, styling tool) dan memakai sampo ungu yang khusus untuk rambut yang di-bleach! 

Sebagai perawatan khusus rambut bleaching, kamu bisa pakai TRESemmé Color Radiance & Repair For Bleached Hair. Purple shampoo TRESemmé ini berfungsi menjaga keawetan warna rambut cerahmu dan menjadikannya berkilau ternutrisi. Tak perlu khawatir rambut menjadi rusak akibat bleaching! Adanya formula Purple Pigment dan ekstrak Plant Placenta menjadikan perawatan rambut di-bleach lebih indah dan tahan lama.

6 Cara Mengikat Rambut Pendek Unik Super Cerdas yang Harus Kamu Tiru

3. Mitos - Bleaching Dapat Merusak Rambut Keriting Kamu

Apakah kamu menyangka highlight rambut hanya aman untuk tipe lurus saja, sementara rambut keriting malah rusak jika di-bleach?. Itu salah satu miskonsepsi yang banyak diyakini kaum hawa. Padahal rambut keriting bahkan keriting yang sangat kecil dan rapat sekali pun bisa di-bleach dengan aman tanpa membuatnya rusak.

Yup. Berkat majunya teknologi bond protector di masa kini yang bisa memproteksi rambut dari kerusakan, bleaching pada tipe kinky atau tipe coily sekali pun bukan lagi masalah lho!

4. Mitos - Bleaching Rambut dengan Toner yang Banyak Membuat Warna Rambut Permanen

Mitos lainnya yang banyak beredar di kalangan beauty enthusiast adalah pemakaian toner yang banyak bisa membuat warna rambut permanen dan mencegah "bad hair day" akibat kesalahan saat bleaching.

Padahal fungsi toner adalah untuk membantu mengatur kadar kecerahan warna. Toner tidak semata-mata menjadi pengoreksi kesalahan warna pada rambut, tetapi harus digunakan sesuai kadar yang tepat.

5. Mitos - Mewarnai Alis Sesuai dengan Warna Rambut

Banyak yang mengira jika mewarnai rambut dengan warna pastel cerah otomatis bagian alis pun perlu diubah warnanya. Faktanya, hal itu tak perlu!

Justru warna alis sebaiknya dibiarkan lebih gelap agar muncul kontras antara rambut dan alis.  Bahkan alis gelap membingkai wajah lebih baik dibandingkan alis yang berwarna muda.

6. Mitos - Mewarnai Rambut Bisa Kapan Saja

Benarkah mewarnai rambut bisa dilakukan kapan saja? Faktanya, kamu perlu menyiapkan rambut beberapa bulan sebelum bleaching. Rambutmu perlu dirawat agar produk bleaching bisa penetrasi lebih kuat dan terdistribusi merata ke dalam kutikula rambut. 

Kamu perlu membersihkan rambut dari produk seperti wax yang menempel. Selain itu sebaiknya rambut dalam kondisi sedang tidak menjalani proses treatment lain setidaknya selama 3 bulan terakhir. Bleaching pada rambut yang "virgin" menghasilkan warna lebih optimal dan tahan lama lho!

 

Nah, agar model warna rambut highlight yang kamu pilih makin memukau, jangan lupa gunakan produk perawatan khusus rambut yang diwarnai. Ada dua produk sampo dan kondisioner yang direkomendasikan. Pertama, untuk perawatan khusus rambut bleaching, kamu bisa pakai TRESemmé Color Radiance & Repair For Bleached Hair. Sampo ungu yang berfungsi menjaga keawetan warna rambut cerahmu dan menjadikannya berkilau ternutrisi. Tak perlu khawatir rambut menjadi rusak! Adanya formula Purple Pigment dan ekstrak Plant Placenta menjadikan perawatan rambut di-bleach lebih indah dan tahan lama.

Sementara untuk rambut berwarna yang indah & tahan lama, pilih TRESemmé Color Radiance & Repair For Colored Hair mengandung Color Radiance Booster dan ekstrak Plant Placenta. Formulasinya efektif menambah nutrisi rambut yang diwarnai, menjaga dari kerusakan, serta membuat rambut berkilau dan warnanya tahan lama! Nah, sudah siap bleaching highlight rambut dengan warna cerah favoritmu?

6 Cara Mengikat Rambut Pendek Unik Super Cerdas yang Harus Kamu Tiru