Skip to content
menghaluskan rambut

Pentingnya Protein agar Rambut Lembut dan Halus

Jika kamu bertanya-tanya bagaimana menghaluskan rambut menjadi selembut sutera, tanpa perlu meninggalkan styling tool, artikel ini bisa menjawab pertanyaanmu! 

Siapa sih yang tak ingin punya rambut lembut dan halus? Sebagai wanita yang ingin selalu tampil percaya diri, kamu tentu berusaha agar selalu memiliki tatanan rambut stylish kapan pun di mana pun. Sayangnya, risiko dari styling adalah rambut kering, kasar, dan rapuh. Mengikat rambut secara ekstrem, pemakaian hot styling tool, coloring, perming, serta paparan zat kimia di rambut bisa mengikis keratin. Bahkan jika kamu pernah melakukan bleaching, hilangnya protein dan potensi kerusakan bisa lebih banyak.

Nah, meskipun kebutuhan stylish tidak terelakkan, kamu perlu mengatasi risiko rambut kasar dan rapuh. Dengan mengetahui solusi untuk rambut yang halus ternutrisi, kamu pun tak perlu khawatir lagi jika harus gonta-ganti gaya rambut.

Mengenal Kebutuhan Rambut

Rambut merupakan fiber yang kompleks yang tersusun atas sel-sel kulit mati, protein, air, lemak, pigmen, dan elemen-elemen lain. Sementara protein merupakan penyusun khusus pada rambut, kulit, dan kuku. 

Protein ini biasa disebut keratin. Fungsinya begitu vital untuk membentuk struktur yang kuat. Keratin rambut membantu melindungi permukaan batang rambut terluar (kutikula) agar selalu kuat memproteksi dari paparan luar yang membahayakan.

Keratin biasanya tersedia pada produk perawatan rambut. Treatment ini menawarkan hasil rambut yang lembut, mudah diatur, tidak kusut, berkilau, dan lurus. Rambut terasa lembut dan halus tahan lama. 

Pertanyaannya, siapa yang butuh perawatan keratin? Apakah keratin hanya untuk rambut lurus? Tentu tidak. Meski bisa untuk membantu rambut tampak lurus, ternyata keratin bisa juga diaplikasikan pada tipe rambut keriting maupun bergelombang lho. Karena fungsinya lebih utama untuk memproteksi rambut dari kehilangan protein dengan menambahkan lapisan protein baru pada setiap helai. Risiko rapuh, rontok, dan kerusakan rambut bisa diminimalkan!

Mengapa Memberikan Protein pada Rambut Kusut itu sangat Baik?

Karena protein atau keratin mampu menaklukkan sel-sel yang ada dalam rambut. Membantu memperkuat kutikula dan meningkatkan penyerapan nutrisi sehingga menghasilkan helaian rambut yang halus dan berkilau. Keratin juga memperbaiki lapisan rambut dan mengisi kekurangan protein sehingga seluruh helaian rambut menjadi padat, tebal, dan halus.

Meskipun rambut asalnya memang dari protein, tetap saja membutuhkan tambahan protein/keratin dari asupan nutrisi maupun dari produk rambut.  Hal ini wajar karena sehari-hari saja, rambut banyak kehilangan kelembapan.

Bahkan jika sering melakukan treatment yang mengikis protein secara terus-menerus, radar keratin bisa semakin berkurang. Hal ini menyebabkan ikatan di dalam sel-sel rambut terlepas dan kehilangan elastisitas. 

Perubahan rambut sendiri lebih jelas terlihat terutama di ujung-ujung rambut. Karena posisinya yang jauh dari akar rambut, rambut bagian ujung pun tampak kasar, kusut, bercabang, dan rapuh. Oleh karenanya menambahkan protein treatment pada rambut yang rusak menjadi solusi paling ideal untuk menggapai rambut lebih sehat, kuat, dan berkilau secara optimal.

Bagaimana Mengetahui Rambutmu Membutuhkan Protein atau Tidak?

Caranya dengan melakukan tes elastisitas rambut. Ambil sehelai rambut, lalu tarik ujungnya hingga meregang. Jika rambut yang ditarik kembali ke ukuran semula, maka rambut termasuk sehat. Sebaliknya, apabila rambut kekurangan protein, rambut akan meregang dan akhirnya patah.

Selain itu kamu juga bisa mengamati rambut dari lifestyle sehari-hari. Rambut yang sangat tipis atau rusak akibat bahan kimia bisa berubah menjadi rusak. Ditandai dengan teksturnya yang seperti permen kapas atau lembek, kadar keratin hilang dalam jumlah besar sehingga membutuhkan tambahan protein agar kembali kuat.

Tak jarang pula rambut yang kekurangan protein mengalami rontok. Rontok yang dialami akibat pasokan protein yang kurang, berbeda dengan rontok yang terjadi secara normal. 

Rontok yang normal berlangsung selama fase istirahat atau fase telogen. Dalam fase ini, rambut akan mulai berhenti tumbuh dan rambut mengalami rontok sekitar 5-8% dari jumlah rambut. Folikel rambut (bakal tumbuh rambut) menjadi tidak aktif sampai tiga bulan dan akan memasuki fase anagen dan memulai siklus pertumbuhan rambut baru lagi. 

Penyebab rambut memasuki fase istirahat adalah pasokan protein yang kurang di folikel. Sehingga produksi rambut menurun. Setidaknya setiap hari, asupan protein yang dibutuhkan adalah 30% dari total kalori. Dengan begitu folikel rambut kembali menumbuhkan  rambut dan kerontokan bisa berkurang drastis.

Namun demikian, kamu perlu tahu bahwa rambut yang kehilangan protein dan kehilangan kelembapan itu berbeda. Dan ternyata banyak juga yang belum bisa membedakan hal ini lho. 

Perlu diketahui bahwa solusi untuk rambut yang gampang kusut, tebal bertekstur, kering, kasar bukan dengan menambah keratin. Tetapi justru memerlukan pasokan pelembap (moisture) yang cukup. Pelembap biasanya diperoleh dari makanan seperti kacang, sayuran, buah, gel lidah buaya, minyak biji-bijian dan makanan yang kaya asam lemak. Jadi jangan sampai salah ya!

Manfaat Perawatan Protein untuk Rambut

 

6 Cara Mengikat Rambut Pendek Unik Super Cerdas yang Harus Kamu Tiru

1. Menjaga elastisitas dan menghaluskan rambut

Kurangnya protein ditandai dengan helaian rambut yang sangat elastis saat ditarik, tetapi selanjutnya rambut akan patah. Untuk mengatasinya, kamu perlu menambahkan protein agar rambut bisa elastis dan kembali ke bentuk semula tanpa patah. Dengan begitu porositas rambut menjadi normal dan rambut lebih sehat dan halus.

2. Melindungi rambut dari kerusakan

Mengaplikasikan protein efektif melindungi kutikula dan berfungsi sebagai barrier dari paparan luar yang merusak. Selain itu protein juga melapisi folikel dan mencegahnya stres agar fase istirahat tidak terlalu lama.

3. Memperkuat rambut

Agar bisa menumbuhkan rambut yang berkualitas dan sehat, protein tambahan mengganti kadar protein alami yang hilang di area folikel rambut. Rambut yang tumbuh nantinya akan lebih kuat dari akar ke ujung.

4. Membantu menghilangkan kerusakan, rapuh,  dan ujung bercabang

Beberapa masalah rambut seperti rapuh dan bercabang bisa membaik setelah melakukan perawatan protein. Kerusakan batang rambut, mudah patah, dan cabang di ujung rambut bisa diatasi.

5. Rambut jauh lebih sehat

Fungsi protein lainnya adalah membantu meningkatkan ketebalan, kekuatan, dan elastisitas rambut. Tak hanya itu saja, rambut juga bisa tumbuh sehat dengan diameter yang ideal, mencegah kusut, rapuh, dan bercabang. Rambut nantinya akan terlihat lebih sehat dan berkilau.

6. Mencegah lepek

Rambut lepek dan gampang kusut juga merupakan tanda kurangnya protein sehingga menambahkan protein membantu menjaga rambut tetap bervolume dan bouncy. 

7. Mengatasi kusut

Rambut yang memiliki porositas tinggi seringnya menyerap air dengan mudah. Hal itu menyebabkan rambut kusut. Oleh karenanya, penting untuk menggunakan protein rambut agar rambut halus, tidak mudah kusut dan gampang diatur.

Perawatan Protein di Rumah Saja? Mengapa Tidak?

 

6 Cara Mengikat Rambut Pendek Unik Super Cerdas yang Harus Kamu Tiru

Sebagian besar orang mengira bahwa keratin treatment hanya bisa dilakukan di salon. Padahal perawatan rambut di rumah saja juga bisa lho.

Kamu bisa mencoba manfaat keratin treatment menggunakan sampo, kondisioner, masker, hingga hair spray yang mengandung keratin. Selain itu kamu juga bisa mengonsumsi makanan berprotein, mengkonsumsi suplemen protein yang disarankan dokter, dan sebagainya. Jadi, mau coba yang mana nih?

Cara Menggunakan Perawatan Protein untuk Rambut di Rumah

Nah setelah tahu manfaatnya kamu tentu tak ingin mendapat masalah akibat kekurangan keratin, bukan? Cara untuk bisa mendapatkan pasokan protein yang stabil adalah menerapkan treatment di rumah saja. Misalnya, memakai produk perawatan masker dari bahan alami, minyak, atau bahan yang mengandung protein.  

Pilih masker rambut secara rutin selama seminggu sekali atau sebulan sekali sesuai kebutuhanmu. Cek juga bagaimana kondisi kulit kepala dan rambut. Pastikan kamu memang kekurangan protein atau kekurangan kelembapan. 

Gunakan produk masker dengan langkah-langkah berikut:

    Usapkan masker rambut yang berfungsi meningkatkan keratin dari kulit kepala hingga ujung rambut. Misalnya, masker dari minyak alami tanaman (sunflower seed oil, olive oil, dll)

    Agar hasilnya merata, tata menggunakan sisir sesuai jenis rambutmu. Bisa juga memakai jari.

    Siapkan shower cap. Bungkus rambut. Gunakan blowdry atau handuk panas di kepala untuk meratakan panas ke seluruh rambut. Pastikan tidak terlalu panas agar tidak membakar rambut.

    Diamkan selama 30 menit.

    Lepas shower cap dan bilas dengan air bersuhu ruang.

Usai memakai masker rambut lakukan keramas dengan sampo dan kondisioner yang mengandung Hydrolyzed Keratin untuk rambut lembut maksimal setara dengan hasil perawatan di salon. Kamu bisa dapatkan formula ini dengan TRESemmé Keratin Smooth dengan rangkaian sampo dan kondisioner nya, kamu bisa dapatkan rambut lembut ala salon tahan lama^ hingga 48 Jam*.

6 Cara Mengikat Rambut Pendek Unik Super Cerdas yang Harus Kamu Tiru

Sumber Protein untuk mendukung Rambut Sehat dari Dalam

Selain memakai produk masker rambut alami, kamu juga bisa lho menambahkan makanan berprotein tinggi ke dalam diet sehatmu. Beberapa makanan yang kaya sumber protein adalah ayam, ikan, telur, tahu, kacang, keju, daging, polong, atau suplemen asam lemak omega. 

Selain melalui makanan, penambahan suplemen protein bisa dilakukan. Protein juga tersedia dalam bentuk ampul atau kapsul. Sehingga mudah untuk dicerna. Namun, jangan asal beli dan mengonsumsi suplemen ya! Tentunya kamu perlu konsultasi ke dokter atau ahli gizi untuk menyesuaikan suplemen yang cocok berdasarkan riwayat kesehatanmu.

Apapun pilihan perawatan keratin yang kamu suka, kualitas hasil dan keawetannya tentu tak sama. Kamu perlu mempertimbangkan berbagai hal seperti tipe rambut, gaya hidup, makanan, dan produk hair care yang digunakan agar kualitas rambutmu kembali mendapatkan manfaat protein melimpah di setiap helainya.

Perawatan Protein Terbaik untuk Rambut Bersama TRESemmé Keratin Smooth

Salah satu rekomendasi sampo yang mengandung keratin dengan kualitas layaknya salon adalah TRESemmé Keratin Smooth Shampoo & Conditioner dengan Hydrolyzed Keratin yang menghasilkan manfaat rambut luar biasa. Formulasinya mampu menyerap ke inti rambut dan menutrisi 10 lapisan rambut**. Rambut menjadi halus dan lembut dalam waktu lama! Kualitas terbaik seperti salon tentunya. Selain menghaluskan, rambut pun senantiasa lembut tahan lama sampai 48 jam dengan kualitas salon. 

Nah, yang paling penting, jika kamu memiliki rambut keriting, kusut, atau frizzy yang kasar, coba lakukan perawatan dengan sampo dan kondisioner ini. Kamu akan takjub karena produk TRESemmé Keratin Smooth ini akan membantu rambut terlihat lembut dan tidak membuat kering. Katakan selamat tinggal pada rambut kasar dan frizzy!

Itulah pentingnya protein atau keratin untuk helaian rambut. Mau keriting, lurus, warna-warni, jangan ketinggalan! Yuk, jaga kesehatan rambut dengan rutin perawatan dengan TRESemmé Keratin Smooth Shampoo & Conditioner. Jadikan hari-harimu lebih percaya diri dengan rambut lebih sehat, kuat, lembut tahan lama, dan tetap on-point!

 

*vs non conditioning shampoo

**Berdasarkan jumlah rata-rata lapisan kutikula pada rambut sehat

^Dengan penggunaan sistem

 

Referensi: 

     

    https://www.byrdie.com/protein-for-hair-5186914

    https://joshrosebrook.com/blogs/articles/104816583-does-your-hair-need-protein-or-moisture-conditioning

    https://skinkraft.com/blogs/articles/protein-for-hair