Skip to content
5 Alasan Serta Cara Mengatasi Kulit Kepala yang Gatal di Malam Hari

5 Alasan Serta Cara Mengatasi Kulit Kepala yang Gatal di Malam Hari

Rasa gatal di kulit kepala yang datang pada malam hari pasti akan mengganggu kualitas tidur kamu. Niat untuk beristirahat jadi kacau lantaran rasa gatalnya membuat kamu ingin terus menggaruk kulit kepala. Untuk mengatasi masalah ini, kebanyakan orang akan langsung menggunakan sampo untuk kulit kepala gatal alias sampo anti-ketombe. Namun, perlu kamu tahu bahwa rasa gatal di kulit kepala bukan cuma disebabkan oleh ketombe saja, lho.

Ketombe memang menjadi salah satu faktor penyebab kulit kepala gatal di malam hari. Akan tetapi, masih ada beberapa faktor lain yang mungkin menjadi penyebabnya. Kulit kepala gatal seringkali disertai rambut rontok, oleh karena itu kamu perlu mencari sampo untuk kulit kepala gatal dan rambut rontok[1]  sekaligus agar kulit kepala gatal tidak menyebabkan masalah rambut rontok. Yuk, kenali dulu penyebab kulit kelapa gatal di malam hari secara lebih jelas!

 

Alasan Kulit Kepala Gatal di Malam Hari

Cara Mengatasi Kulit Kepala yang Gatal

Kulit kepala gatal tak selalu disebabkan karena kondisinya yang kotor. Bisa saja kamu sudah keramas dengan sampo tapi rasa gatal tersebut tetap muncul, terutama di malam hari. Jika kamu merasa sudah membersihkan rambut dan kulit kepala secara rutin tapi rasa gatal itu masih mengganggu, mungkin saja kulit kepalamu sedang dalam kondisi yang tidak sehat.

Berikut ini adalah sejumlah alasan yang menjadi penyebab kulit kepala gatal di malam hari:

●     Ketombe

Dermatitis seboroik alias ketombe adalah faktor yang paling umum menyebabkan kulit kepala gatal di malam hari. Jenis dermatitis yang satu ini sering terjadi di area kelenjar sebaceous atau penghasil minyak. Ketombe muncul disertai dengan rasa gatal, rontoknya sisik berwarna kuning atau putih, bagian kulit jadi kemerahan, dan kulit akan mengelupas.

Penyebab munculnya ketombe ini bisa bermacam-macam, mulai dari pertumbuhan ragi di kulit kepala, perubahan musim ekstrem, sampai dengan fluktuasi hormon atau stres.

●     Tinea Capitis

Tinea capitis adalah istilah lain dari kurap. Masalah pada kulit kepala ini disebabkan oleh infeksi jamur. Infeksi ini juga mempengaruhi kondisi folikel rambut. Alhasil, bukan cuma rasa gatal saja, orang yang mengalami tinea capitis juga akan mendapatkan masalah kerontokan rambut.

Masalah kurap ini tidak bisa diatasi dengan sampo untuk kulit kepala gatal. Penderita kurap sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan resep obat anti-jamur oral atau yang berupa obat luar.

●     Kutu Rambut

Ada penyebab kulit kepala gatal yang lebih ‘seram’ daripada ketombe. Ya, apalagi jika bukan kutu rambut. Parasit yang satu ini akan menimbulkan rasa gatal pada kulit kepala. Tak hanya di malam hari saja, gatal tersebut bisa terjadi kapanpun.

Penyebab kutu rambut tidak selalu karena kondisi rambut dan kulit kepala yang kotor. Kutu ini bisa dengan mudah berpindah dari satu kepala ke kepala lainnya. Memakai handuk, sisir, atau topi milik orang yang sedang diserang oleh kutu rambut juga berpotensi memindahkan kutu tersebut ke rambutmu.

Untuk mengatasi masalah kutu rambut, gunakan obat yang memang dikhususkan untuk membasmi jenis kutu rambut.

●     Reaksi Alergi Setelah Mencoba Produk Perawatan Rambut Baru

Nggak semua produk perawatan rambut cocok untukmu, lho. Kalau kamu punya jenis kulit yang sensitif, maka kamu nggak bisa sembarangan mencoba produk perawatan rambut secara random. Beberapa produk mungkin mengandung bahan-bahan tertentu yang bisa memberikan reaksi alergi pada kulit kepala. Nah, reaksi alergi ini bisa menimbulkan rasa gatal ketika kamu hendak tidur.

Salah satu bahan yang biasa menyebabkan alergi pada kulit kepala adalah Para-phenylenediamine yang umumnya ditemukan pada produk pewarna rambut. Pemilik kulit sensitif sebaiknya menghindari produk yang mengandung Para-phenylenediamine.

Solusi lain untuk mencegah reaksi alergi karena mencoba produk perawatan rambut baru adalah mengetes produknya dulu di kulit tangan. Apabila tidak ditemukan tanda-tanda alergi di kulit tangan, dapat dipastikan bahwa kulit kepala juga bisa menerima produk tersebut.

●     Dermatitis Atopik

Jenis dermatitis (eksim) yang satu ini disebabkan oleh peradangan pada kulit. Bagian tubuh yang diserang oleh dermatitis atopik adalah kulit kepala, pipi, tangan, dan kaki. Munculnya dermatitis atopik di kulit kepala ditandai dengan gejala berupa kulit kemerahan, bersisik, dan rasa gatal.

Rasa gatal yang disebabkan dermatitis atopik akan semakin memburuk di malam hari. Kalau digaruk terus menerus, kulit kepala bisa menjadi bopeng.

Meskipun bukan kelainan kulit yang berbahaya, ketidaknyamanan akibat rasa gatal yang disebabkan dermatitis atopik ini cukup mengganggu. Pengidapnya akan merasakan gatal tak tertahankan sehingga timbul keinginan untuk menggaruk.

Untuk mengobati dermatitis atopik, kamu bisa menggunakan sampo untuk kulit kepala gatal. Untuk sementara waktu hindari produk perawatan rambut berbahan kimia keras agar peradangan di kulit kepala tidak semakin parah.

Inilah beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab timbulnya rasa gatal di kulit kepala pada malam hari. Jika saat ini kamu sedang mengalami masalah serupa, coba cermati faktor yang menyebabkan kulit kepala gatal. Setelah berhasil menemukan penyebabnya, segeralah mencari solusi terbaik untuk menghilangkan rasa gatal tersebut.

 

Tips Mengatasi Kulit Kepala yang Gatal di Malam Hari

kulit kepala gatal

Jangan sampai istirahat malam jadi terganggu lantaran kulit kepala terasa gatal. Segera temukan cara terbaik untuk mengatasi masalah ini. Kamu bisa mencoba beberapa tips berikut untuk meredakan rasa gatal pada kulit kepala sehingga kamu bisa tidur nyenyak di malam hari.

●     Jangan Menggaruk Kulit Kepala dengan Kasar

Rasa gatal yang muncul di kulit kepala membuat kita tak tahan untuk menggaruknya. Padahal, semakin digaruk maka semakin tinggi pula risiko kulit kepala menjadi luka.

Boleh-boleh saja jika ingin menggaruk kulit kepala yang gatal, tapi lakukan dengan hati-hati dan jangan terlalu sering. Gunakan bagian dalam jari saat menggaruk kulit kepala. Hindari menggaruk dengan kuku yang panjang karena akan melukai kulit kepalamu.

●     Gunakan sampo Anti-Dandruff yang Mengandung Tea Tree Oil

Solusi terbaik untuk mengurangi rasa gatal di kulit kepala adalah mencuci rambut dengan sampo untuk kulit kepala gatal. Sampo jenis ini umumnya diformulasikan untuk mengatasi berbagai masalah pada kulit kepala, baik itu ketombe dan sebagainya.

Untuk hasil yang terbaik, pilih sampo anti-dandruff yang diperkaya dengan tea tree oil. Usut punya usut, tea tree oil adalah bahan alami yang dapat merawat kulit kepala agar menjadi lebih sehat. Tea tree oil juga efektif membersihkan rambut dari ketombe. So, jika penyebab kulit kepala gatal yang kamu alami adalah ketombe, maka penggunaan sampo anti-dandruff yang mengandung tea tree oil merupakan solusi yang tepat.

TRESemmé Scalp Care Shampoo & Conditioner adalah produk perawatan rambut yang dikhususkan untuk merawat kulit kepala. Kandungan ZPTO dan tea tree oil dalam produk ini akan merawat kulit kepala agar lebih sehat dan terbebas dari rasa gatal yang mengganggu.

tsm deep cleanse

TRESemmé Scalp Care Shampoo & Conditioner termasuk jenis sampo untuk kulit kepala gatal dan rambut rontok. Jadi, kamu bisa turut menggunakan sampo dan kondisioner TRESemmé varian Scalp Care ini untuk mengatasi gatal pada kulit kepala di malam hari sekaligus mengurangi kerontokan rambut.

●     Pastikan Membilas Sampo dari Rambut dengan Tepat

Keramas secara teratur tidak menjamin bahwa rambutmu akan terbebas dari berbagai masalah rambut. Bukan cuma intensitas keramas saja yang perlu diperhatikan, tapi juga fokus pada caramu mencuci rambut. Jika selama ini kamu mencuci rambut dengan gerakan asal-asalan dan durasi yang terlalu cepat, perbaiki kebiasaan ini dengan mengubah cara keramas.

Kalau dulu kamu hanya menggosok rambut dan kulit kepala dalam waktu yang singkat. Kini, cobalah untuk menggosok sampo di rambut secara lebih lama.

Setelah selesai menggosok sampo ke rambut, bilas sisa sampo dari rambut dengan air bersih. Pastikan tidak ada residu sampo yang tersisa agar kulit kepala terbebas dari rasa gatal karena proses membilas yang kurang  bersih saat keramas.

●     Memijat Kulit Kepala

Treatment sederhana pada kulit kepala ternyata bisa membantu mengurangi rasa gatal secara lebih cepat, lho. Yang harus kamu lakukan untuk menghilangkan gatal di kulit kepala adalah memberikan relaksasi di area kulit kepala, contohnya seperti memberi pijatan ringan di area kulit kepala.

Pemijatan di area kulit kepala ini dilakukan untuk melancarkan oksigen dan sirkulasi darah yang mempengaruhi pertumbuhan rambut. Ketika sirkulasi darah lancar, rambut dan kulit kepala akan menyerap oksigen dan nutrisi tersebut secara optimal. Hasilnya, rambutmu jadi lebih ternutrisi dan kulit kepala lebih sehat.

●     Menjaga Suhu Kamar Tetap Sejuk

Selama kamu sedang menjalani perawatan untuk memperbaiki kerusakan pada kulit kepala, pastikan kamu menjaga suhu kamar tetap sejuk. Suhu kamar yang terlalu panas akan membuat kulit kepala memproduksi sebum berlebih dan menghambat proses pemulihannya.

Bila perlu, gunakan pendingin ruangan seperti AC. Namun, hindari mengatur suhunya terlalu rendah karena udara dingin juga bisa membuat kondisi kulit kepala jadi semakin kering.

●     Pilih Sarung Bantal dan Pakaian Tidur Berbahan Lembut

Pemilihan sarung bantal juga berpengaruh untuk mempercepat proses pemulihan kulit kepala yang bermasalah. Gunakan sarung bantal berbahan lembut yang terbuat dari kain katun atau sutra. Tekstur permukaan sarung bantal yang lembut tentu akan mengurangi gesekan pada rambut dan kulit kepala.

Selain sarung bantal, perhatikan juga pakaian tidur yang kamu pakai. Kenakan pakaian tidur berbahan lembut yang bisa menyerap keringat agar tubuhmu selalu merasa sejuk.

●     Menenangkan Pikiran

Tips yang satu ini mungkin kelihatannya sepele tapi bisa memberi pengaruh besar untuk menjaga kesehatan kulit kepala dan rambutmu, lho. Stres adalah salah satu faktor pemicu timbulnya masalah pada rambut. Saat kamu mengalami stres, kondisi ini juga bisa mempengaruhi kesehatan kulit kepala.

Nah, agar kondisi kulit kepala dan rambut senantiasa sehat, cobalah untuk menenangkan pikiran dengan mengelola stres. Lakukan kegiatan yang menyenangkan hati agar pikiranmu lebih rileks. Hati dan pikiran yang tenang akan membawa dampak positif bagi kesehatan tubuh, termasuk rambut dan kulit kepalamu.

Kesimpulannya, kulit kepala gatal tidak selalu disebabkan oleh ketombe. Ketombe memang merupakan common cause yang membuat kulit kepala gatal di malam hari. Namun, akan lebih baik jika kamu mengenali dulu penyebab kulit kepala gatal sebelum mencari solusinya.

Sembari menjalani perawatan, gunakan TRESemmé Scalp Care Shampoo & Conditioner yang dapat mengurangi rasa gatal di kulit kepala secara efektif.