Skip to content
Cara Mengatasi Psoriasis di Kulit Kepala dengan Tepat

Cara Mengatasi Psoriasis di Kulit Kepala dengan Tepat

Ketombe bukan sekadar masalah sepele yang mengurangi rasa percaya dirimu. Kondisi ketombe yang semakin parah dapat mempengaruhi kesehatan rambut serta kulit kepala. Namun, masih banyak orang keliru membedakan antara ketombe dan psoriasis kulit kepala. Padahal, psoriasis juga merupakan masalah kesehatan yang patut ditangani secara serius agar tidak menyebabkan risiko kesehatan yang lebih berat.

Apakah kamu sudah mengenal psoriasis kulit kepala dan memahami cara mengatasinya? Jika belum, maka sebaiknya kamu menyimak ulasan lengkap berikut ini terlebih dahulu.

 

Apa yang Dimaksud dengan Psoriasis?

Psoriasis kulit kepala adalah penyakit autoimun yang gejalanya muncul pada kulit kepala menyerupai serpihan ketombe. Kelainan pada tubuh menyebabkan respon sistem imun yang tidak normal sehingga penebalan kulit berlangsung secara cepat. Banyak orang mengira bahwa psoriasis hanya bisa terjadi pada lutut, siku, dan kuku. Meskipun sebenarnya psoriasis juga bisa terjadi pada kulit kepala dan sering dianggap ketombe.

Beberapa ciri kemunculan psoriasis pada kulit kepala antara lain:

●     Fase awal psoriasis ditandai dengan benjolan-benjolan kecil yang dilapisi dengan kulit bertekstur keras sebelum mulai membentuk sisik.

●     Kulit kepala semakin menebal, kaku, bersisik, teksturnya tidak merata, dan berubah warna menjadi merah.

●     Ruam pada kulit kepala bisa melebar hingga melewati garis rambut.

●     Timbul rasa gatal bercampur sakit yang kadang-kadang menyebabkan sensasi panas pada kulit.

●     Selanjutnya, kulit kepala yang bersisik juga bisa rontok sehingga membentuk serpihan yang mirip ketombe.

●     Pada kondisi yang lebih parah, psoriasis pada kepala juga bisa menyebar ke dahi, wajah, belakang leher, dan bagian sekitar telinga.

 

Mengenal Berbagai Penyebab Psoriasis

Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab psoriasis kulit kepala yaitu:

●     Faktor genetik (keturunan).

●     Gangguan sistem kekebalan tubuh yang pencetusnya belum diketahui secara pasti.

●     Cedera pada kulit kepala (akibat sengatan serangga, paparan sinar matahari, atau luka gores) yang tidak ditangani secara intensif.

●     Infeksi sistemik (menjangkiti seluruh bagian tubuh) yang berawal dari kulit atau tenggorokan.

●     Tubuh kekurangan vitamin D.

●     Perubahan hormon dalam tubuh, biasanya penyebab ini dialami oleh wanita yang sedang hamil atau menyusui.

●     Cuaca terlalu dingin atau kering hingga membuat tubuh sulit beradaptasi.

●     Kebiasaan merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol.

●     Konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya obat yang mengandung lithium untuk mengobati hipertensi atau malaria.

●     Stres yang tidak ditangani dengan benar hingga menyebabkan gangguan fisik.

 

Perbedaan Ketombe dan Psoriasis

Meskipun sekilas terlihat mirip, sebenarnya ketombe dan psoriasis adalah dua hal yang berbeda. Beberapa hal yang mendasari perbedaan tersebut ialah:

Berdasarkan ciri: plak psoriasis pada kulit kepala membuat warna kulit menjadi perak dan terlihat menyerupai sisik yang teksturnya tebal. Sedangkan ketombe memiliki tekstur lebih halus dan sering jatuh sebagai serpihan di sekitar pundak baju.

Berdasarkan gejala: psoriasis yang sangat parah akan menimbulkan rasa gatal hebat dan dapat membuat kulit kepala berdarah-darah. Hal tersebut tak akan terjadi pada orang yang berketombe. Walaupun bisa menyebabkan gatal, rasa gatal tersebut tidak separah kondisi psoriasis.

Berdasarkan bagian tubuh yang mengidap: Kondisi psoriasis yang parah dapat menyebar hingga ke bagian tubuh lain seperti dahi, wajah, belakang leher, dan telinga.

Berdasarkan penyebab: berbeda dengan psoriasis yang penyebabnya diduga beragam dan belum diketahui secara pasti, ketombe disebabkan oleh pemicu yang lebih jelas. Kondisi kulit kepala yang berminyak dan kotor rentan menyebabkan kemunculan ketombe. Sisa-sisa sampo yang bercampur dengan keringat, sel-sel kulit mati, dan kotoran lainnya akan menjadi kerak yang disebut ketombe.

Berdasarkan usia pengidapnya: psoriasis bisa menjangkiti seluruh rentang usia, tetapi lebih sering terjadi pada orang-orang berusia 18 hingga 35 tahun lalu berkembang seiring bertambahnya usia. Sementara itu, ketombe lebih sering terjadi pada remaja dan orang dewasa. Sejak remaja, sekresi minyak alami pada kulit kepala biasanya meningkat hingga rentan memicu ketombe jika kurang telaten menjaga kebersihan rambut.

 

Psoriasis Sering Keliru Diduga Dermatitis Seboroik

Selain sering dikira ketombe biasa, psoriasis pada kulit kepala juga kerap keliru diduga sebagai dermatitis seboroik. Gejalanya memang sekilas terlihat sama. Namun, dermatitis seboroik biasanya berupa sisik-sisik kekuningan yang menempel di batang rambut. Gejala dermatitis tersebut jelas berbeda dengan psoriasis yang membentuk sisik-sisik putih atau perak pada permukaan kulit kepala.

 

Dampak Buruk Psoriasis yang Tidak Ditangani Secara Intensif

Psoriasis kulit kepala tak cuma bisa membuat kulit kepala terasa sangat gatal dan berdarah-darah jika digaruk berlebihan. Penyakit yang satu ini juga dapat melemahkan folikel-folikel rambut sehingga rambut jadi gampang rontok. Kerontokan rambut bahkan bisa semakin parah jika dipengaruhi oleh kandungan bahan kimia pada sampo. Itulah sebabnya kamu harus mengatasi psoriasis sampai tuntas. Kalau kulit kepala sudah sembuh dari psoriasis, rambutmu akan tumbuh kembali seperti semula.

 

Cara Efektif Mengatasi Psoriasis di Kulit Kepala

Cara Mengatasi Psoriasis di Kulit Kepala dengan Tepat

Jangan resah dulu bila kamu sedang mengalami psoriasis saat ini. Psoriasis di kulit kepala dapat diatasi secara perlahan-lahan melalui beberapa cara berikut ini:

 

1.  Menggunakan Shampo dan Conditioner Khusus

Pemilihan sampo dan conditioner untuk mengatasi psoriasis di kulit kepala memang tak boleh sembarangan. Salah satu produk yang dapat kamu andalkan untuk membantu mengatasi psoriasis adalah sampo dan conditioner TRESemmé Scalp Care. Ada dua manfaat dalam satu produk TRESemmé ini, yaitu merawat dan menutrisi kulit kepala serta mencegah rambut rontok.

Shampo dan conditioner TRESemmé Scalp Care diperkaya tea tree oil dan ZPTO yang membersihkan secara menyeluruh dan merawat kulit kepala untuk mengurangi gatal, membersihkan rambut dari ketombe, sekaligus menutrisi dan memperkuat rambut untuk mencegah kerontokan. Masalah psoriasis yang sedang terjadi padamu akan berangsur-angsur pulih bila kamu membersihkan rambut dan kulit kepala dengan TRESemmé Scalp Care.

 

2.  Tidak Menggosok Kulit Kepala Terlalu Keras saat Keramas

Tak banyak orang yang tahu kalau psoriasis bisa bertambah parah jika kamu menggosok kulit kepala terlalu keras saat keramas. Menggosok terlalu keras dapat membuat kulit kepala yang mengering jadi rontok bahkan bisa membuatnya berdarah. Ketika keramas, gunakan ujung-ujung jari (bukan kuku) untuk memijat seluruh bagian kulit kepala. Psoriasis yang ditangani dengan baik akan mengering dan mengelupas dengan sendirinya sehingga kulit kepalamu akan menjadi sehat kembali.

 

3.  Membilas Kulit Kepala dan Rambut sampai Bersih saat Keramas

Jangan sampai kondisi psoriasis pada kulit kepalamu semakin parah karena kamu sembarangan membilas rambut ketika keramas. Pastikan bahwa semua kotoran dan sisa-sisa sabun sudah hilang dari kulit kepala dan rambut. Lakukan proses pembilasan secara perlahan-lahan sembari memijat kulit kepala dengan ujung jari untuk memastikan bahwa kulit kepalamu benar-benar telah bersih.

 

4.  Melakukan Proses Masker Rambut dengan Bahan Alami

Kulit kepala yang mengering akibat psoriasis bisa diatasi dengan melakukan proses masker rambut menggunakan bahan-bahan alami. Kamu harus memilih bahan-bahan yang efektif membantu melembapkan kulit kepala, misalnya madu, minyak zaitun, dan buah alpukat. Proses masker rambut bisa dilakukan satu hingga dua minggu sekali sambil melakukan berbagai cara mengatasi psoriasis lainnya. Jika kamu rutin melakukan proses masker, niscaya rambutmu akan lekas kembali sehat saat kamu sembuh dari psoriasis.

 

5.  Mengurangi Intensitas Menggaruk Kulit Kepala

Psoriasis pada kulit kepala memang menyebabkan rasa gatal yang hebat. Namun, sebaiknya kamu mengurangi intensitas menggaruk kulit kepala supaya tidak membuat kulit kepala mengelupas dan berdarah. Rasa gatal bisa diatasi dengan menggunakan produk hair tonic yang memberikan sensasi dingin. Sehingga kulit kepalamu terasa lebih nyaman dan rasa gatalnya akan berkurang drastis.

 

6.  Menghindari Penggunaan Alat-Alat Styling untuk Sementara Waktu

Kemunculan psoriasis di kulit kepala memang membuat kekuatan rambut jadi melemah. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu menghindari penggunaan alat-alat styling bersuhu panas untuk sementara waktu. Jangan sampai kerontokan rambut semakin parah karena kamu sering melakukan proses styling. Nanti kamu bisa kembali melakukan styling rambut jika sudah sembuh dari psoriasis.

 

7.  Mengonsumsi atau Menggunakan Obat Berdasarkan Resep Dokter

Kondisi psoriasis yang sangat parah biasanya harus ditangani dengan konsumsi atau penggunaan obat berdasarkan resep dokter. Ada dua jenis obat yang biasa diberikan untuk mengatasi penyakit tersebut, yaitu obat topikal (obat luar) dan obat oral (untuk dikonsumsi). Jenis obat topikal yang umum digunakan untuk mengatasi psoriasis antara lain:

●     Anthralin: membantu pertumbuhan kulit secara normal dan menghilangkan sisik psoriasis.

●     Antimikroba: mencegah infeksi bakteri atau jamur yang memperparah psoriasis.

●     Calcipotriene: turunan vitamin D yang berperan penting meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

●     Salep steroid: meminimalkan peradangan kulit yang berlangsung cepat.

Sedangkan jenis obat oral untuk pengidap psoriasis yaitu:

●     Kortikosteroid

●     Cyclosporine

●     Methotrexate

●     tazarotene (turunan vitamin A)

 

8.  Mengonsumsi Makanan Bergizi Setiap Hari

Tubuhmu juga butuh asupan gizi seimbang agar kondisi psoriasis bisa berangsur-angsur sembuh. Itulah sebabnya kamu harus mengonsumsi makanan bergizi setiap hari, terutama makanan yang kaya kandungan vitamin A, vitamin D, dan zat besi yang dapat mendukung pertumbuhan rambut. Beberapa bahan makanan yang patut kamu konsumsi selama mengidap psoriasis kulit kepala yaitu sumber protein hewani dan nabati (daging, ikan, telur, dan produk olahan kedelai), sayuran hijau (bayam, sawi, brokoli, dan lainnya), serta kacang-kacangan.

 

9.  Melakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur

Penyakit psoriasis yang berhubungan dengan sistem imun juga membuatmu harus lebih sigap menjaga kebugaran tubuh. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah melakukan aktivitas fisik secara teratur. Mulailah rutin berolahraga dengan melakukan aktivitas fisik yang kamu sukai, misalnya bersepeda, berenang, atau jalan kaki. Berolahraga secara teratur akan membantu meningkatkan sistem imun tubuh sehingga tubuhmu tak akan kesulitan mengatasi psoriasis.

 

10.  Mengelola Stres dengan Cara yang Tepat

Stres yang menjadi biang keladi penyebab psoriasis juga harus ditangani secara tepat. Jangan biarkan stres membebani kondisi psikismu dan membuat psoriasis semakin parah. Lakukanlah beberapa hal sederhana ini untuk mengelola stres:

●     Menghindari berbagai penyebab stres untuk sementara waktu.

●     Meluangkan me time agar lebih rileks dan punya kesempatan untuk introspeksi diri.

●     Melakukan hobi yang sudah lama tidak dijalani.

●     Mencari berbagai kegiatan baru yang positif dan membuatmu lebih bersemangat.

●     Mengenal teman-teman baru dari komunitas atau lingkungan lain sehingga kamu punya banyak kesempatan untuk bersosialisasi secara menyenangkan.

 

Jadi, jangan putus asa mengatasi psoriasis yang penyebabnya belum diketahui secara pasti. Psoriasis pada kulit kepala tak boleh mengganggu penampilanmu. Yuk, memerangi psoriasis supaya rambut dan kulit kepala kembali sehat.