Skip to content
Jangan Abaikan Kulit Kepala Kering!

Jangan Abaikan Kulit Kepala Kering!

Ketombe berasal dari serpihan kulit kepala kering. Masalah ketombe ini sudah dianggap biasa oleh sebagian orang. Namun, terkadang ketombe bukan hanya sekadar serpihan dari kulit kepala yang kering, tapi bisa juga menjadi indikasi adanya masalah yang lebih serius, seperti dermatitis seboroik misalnya.

Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang terjadi di area kulit kepala. Penyakit ini ditandai dengan munculnya ketombe, kulit kepala terasa gatal, sampai dengan kulit kepala menjadi kemerahan. Dermatitis seboroik justru tidak dialami oleh pemilik rambut kering, tapi pemilik rambut berminyak.

 

Penyebab Dermatitis Seboroik

Berbicara tentang dermatitis seboroik, tentu kamu ingin mengetahui penyebab penyakit ini. Dermatitis seboroik disebabkan oleh jamur Malassezia. Uniknya, jamur ini tidak tumbuh pada rambut kering, tapi justru pada rambut yang memproduksi minyak berlebih. Selain karena jamur, kondisi ini juga disebabkan oleh respons abnormal dari sistem kekebalan tubuh. Ada juga beberapa faktor yang membuat seseorang lebih berisiko mengalami dermatitis seboroik, di antaranya adalah:

●     Orang dengan daya tahan tubuh yang lemah – seperti penerima transpalansi organ, penderita kanker, atau HIV/AIDS.

●     Dalam pemulihan pasca mengidap penyakit berbahaya, misalnya orang yang baru saja mengalami serangan jantung.

●     Konsumen obat-obatan tertentu – seperti interferon, psoralen, dan lithium.

●     Penderita gangguan saraf atau mental – seperti parkinson atau depresi.

●     Berada di tempat dengan suhu yang terlalu rendah atau ekstrem sehingga kulit kepala menjadi sangat kering.

Penyebab dermatitis seboroik tidak hanya disebabkan oleh faktor-faktor di atas. Terkadang orang yang mengalami stres atau terlalu lelah juga berpotensi mengalami gangguan pada kulit kepala ini.

 

Cara Mengatasi Dermatitis Seboroik

Mengingat dermatitis seboroik bukan sekadar penyakit biasa, kamu pun harus mencari cara yang tepat untuk mengatasi atau setidaknya mencegah penyakit ini. Ada beberapa cara mengatasi rambut kering, khususnya kulit kepala agar tidak mengalami dermatitis seboroik. Yuk, simak beberapa caranya berikut ini:

 

1.  Keramas dengan Sampo Anti-Ketombe

Meskipun dermatitis seboroik bukan masalah ketombe biasa, tetapi kamu juga harus mengatasi ketombe karena penyakit ini. Cobalah untuk keramas menggunakan sampo anti-ketombe. Setidaknya, kamu sudah melakukan usaha untuk mengatasi ketombe.

Pilih sampo yang benar-benar ampuh menghentikan masalah ketombe dan kulit kepala kering, salah satunya TRESemmé Scalp Care. Sampo ini memang dirancang untuk menghentikan ketombe. Sebab, mengandung Tea Tree Oil yang dapat membersihkan secara menyeluruh dan merawat kulit kepala untuk mengurangi gatal, membersihkan rambut dari ketombe, sekaligus menutrisi dan memperkuat rambut untuk mencegah kerontokan.

 

2.  Redakan dengan Bahan Alami

Bahan alami seperti minyak zaitun ternyata cukup ampuh untuk mengatasi kulit kepala kering akibat dermatitis seboroik. Kamu hanya perlu menggunakan minyak zaitun ini sebagai masker di kulit kepala dan rambut. Peradangan akibat dermatitis seboroik dapat berkurang dengan sendirinya jika kamu rutin mengaplikasikan minyak zaitun ini sebagai proses pengobatan.

 

3.  Periksakan Diri ke Dokter Spesialis Kulit

Dermatitis seboroik bukan masalah yang bisa dianggap sepele. Jika kamu sudah mencuci rambut dengan sampo anti-ketombe dan merawatnya dengan bahan alami tapi ternyata tak kunjung sembuh, segera periksakan diri ke dokter spesialis kulit agar kamu memperoleh pengobatan lebih lanjut.

 

Jika saat ini kamu mengalami kulit kepala kering hingga menyebabkan ketombe, segera atasi dengan cara-cara di atas atau segera rencanakan kunjunganmu ke dokter spesialis kulit. Hindari membiarkan dermatitis seboroik terlalu lama karena selain mengganggu penampilan karena menyebabkan ketombe, penyakit ini juga bisa menimbulkan rasa gatal yang dapat mengganggu aktivitasmu sehari-hari.